Karena Virus Corona, Untuk Pertama Kalinya Sri Paus Fransiskus Pimpin Doa Lewat Livestream

Kompas.com - 08/03/2020, 07:27 WIB
Paus Fransiskus saat menghadiri Doa Angelus di Vatikan, Minggu (1/9/2019). AFP / TIZIANA FABIPaus Fransiskus saat menghadiri Doa Angelus di Vatikan, Minggu (1/9/2019).

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Paus Fransiskus memutuskan Doa Minggu (08/03/2020) melalui livestream sejak Italia memanggil pensiunan dokter atas peningkatan kasus infeksi virus corona.

Keputusan Sri Paus yang berusia 83 tahun itu menandai dobrakannya atas tradisi yang sudah berabad-abad di Vatikan.

Ya, ini kali pertama seorang Paus menggunakan bantuan teknologi untuk pimpin doa Malaikat Tuhan (Angelus) yang biasanya dilakukan di Lapangan Santo Peter.

"Doa Malaikat Tuhan akan dilakukan secara broadcast melalui livestream oleh Vatican News dengan latar belakang gambar Lapangan Santo Peter," papar pihak Vatikan.

Hal ini juga bukti dari janji Paus kelahiran Argentina itu untuk menghindari penyebaran virus corona.

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Seks Ibu dan Anak di Moskwa | Israel dan Palestina Kompak Lawan Virus Corona

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihak Vatikan yakin bahwa ketidakhadiran Paus dari tempat biasanya di dekat jendela akan membuat keramaian di lapangan Santo Peter berkurang, termasuk juga ancaman penularan virus corona.

Vatikan sedang dalam proses membuka tindakan pencegahan kesehatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Saat ini, pemerintah Italia sedang menghadapi perang global melawan epidemi virus corona yang telah melumpuhkan rantai pasokan ekonomi global sejak muncul di China akhir tahun lalu.

Para menteri memutuskan pada pertemuan darurat sepanjang malam untuk memanggil dokter pensiunan kembali bekerja. Hal itu dikarenakan kebutuhan medis di Italia saat ini merupakan prioritas.

Pada Sabtu (08/03/2020) Italia mencatat angka kematian sebanyak 36 orang. Angka itu meningkat dengan akumulasi 233 orang dalam dua pekan.

Halaman:
Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Joe Biden Tegaskan Dukungan ke Afghanistan, Gelontorkan Bantuan Rp 1,4 Triliun

Joe Biden Tegaskan Dukungan ke Afghanistan, Gelontorkan Bantuan Rp 1,4 Triliun

Global
Eropa Rekomendasikan Vaksin Covid-19 Moderna untuk Anak Usia 12-17 Tahun

Eropa Rekomendasikan Vaksin Covid-19 Moderna untuk Anak Usia 12-17 Tahun

Global
Imigran Pakistan Jadi Pelaku Masturbasi Publik Berantai di Australia, Istrinya Tetap Mau Mendampingi

Imigran Pakistan Jadi Pelaku Masturbasi Publik Berantai di Australia, Istrinya Tetap Mau Mendampingi

Global
Skandal Marguerite: PSK Simpanan Pangeran Inggris, Pemeras Pria Kaya, dan Pembunuh Suaminya

Skandal Marguerite: PSK Simpanan Pangeran Inggris, Pemeras Pria Kaya, dan Pembunuh Suaminya

Internasional
Pembukaan Olimpiade Tokyo Diwarnai Demo Penolakan

Pembukaan Olimpiade Tokyo Diwarnai Demo Penolakan

Global
Letusan Senjata Api di Washington DC, Gedung Putih Keluarkan Pernyataan

Letusan Senjata Api di Washington DC, Gedung Putih Keluarkan Pernyataan

Global
Seorang Ibu Jutawan Ketagihan Mengasuh Anak dan Bercita-cita Punya 105 Anak

Seorang Ibu Jutawan Ketagihan Mengasuh Anak dan Bercita-cita Punya 105 Anak

Global
Negara Bagian Terpadat Australia Umumkan “Darurat Nasional' Covid-19

Negara Bagian Terpadat Australia Umumkan “Darurat Nasional" Covid-19

Global
UNICEF: Sistem Pasokan Air Masyarakat Lebanon Terancam Hancur Total

UNICEF: Sistem Pasokan Air Masyarakat Lebanon Terancam Hancur Total

Global
Hujan Muson Picu Tanah Longsor dan Banjir, 112 Orang Tewas di India

Hujan Muson Picu Tanah Longsor dan Banjir, 112 Orang Tewas di India

Global
146 Warga Palestina Luka-luka dalam Bentrok dengan Tentara Israel di Tepi Barat

146 Warga Palestina Luka-luka dalam Bentrok dengan Tentara Israel di Tepi Barat

Global
Cacar Monyet Muncul Lagi Setelah 18 Tahun, Kenali Gejala dan Bedanya dengan Cacar Air

Cacar Monyet Muncul Lagi Setelah 18 Tahun, Kenali Gejala dan Bedanya dengan Cacar Air

Global
Pertama Kali ke Tibet sejak Jadi Presiden China, Ini Agenda Xi Jinping

Pertama Kali ke Tibet sejak Jadi Presiden China, Ini Agenda Xi Jinping

Global
Taliban: Tidak Ingin Monopoli Afghanistan, Hanya Presiden Ashraf Ghani Harus Dicopot

Taliban: Tidak Ingin Monopoli Afghanistan, Hanya Presiden Ashraf Ghani Harus Dicopot

Global
10 Momen Unik dalam Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020

10 Momen Unik dalam Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020

Global
komentar
Close Ads X