Tidak Pakai Sarung Tangan, Masyarakat Pilih Kondom untuk Cegah Virus Corona

Kompas.com - 05/03/2020, 21:18 WIB
Kondom digunakan sebagian orang sebagai alat pelindung untuk jari dari penularan virus corona saat menekan tombol lift. (twitter) TwitterKondom digunakan sebagian orang sebagai alat pelindung untuk jari dari penularan virus corona saat menekan tombol lift. (twitter)

KOMPAS.com - Orang-orang di seluruh dunia saat ini melakukan apapun yang bisa mencegah diri mereka dari virus corona.

Mulai dari memakai masker wajah ke manapun mereka pergi sampai menggunakan sanitiser tangan lebih dari sekali dalam sehari.

Namun, metode pencegahan agaknya semakin ekstrem berdasarkan sudut pandang tiap individu.

Baca juga: Survei: 61 Persen Responden Tak Gunakan Masker setelah Tahu Risiko Penularan Corona

Beberapa orang bahkan menilai metode pencegahan yang satu ini adalah konyol.

Strategi terbaru yang digunakan beberapa orang adalah membeli kondom untuk melindungi diri mereka ketika menekan tombol lift di gedung bertingkat.

Berbagai toko mengunggah foto rak kosong mereka yang tadinya penuh dengan produk kondom. Beberapa toko itu ada di Singapura dan Australia.

Baca juga: Polisi: Penyebar Data Pribadi Pasien Corona Dapat Dihukum 4 Tahun Penjara

Di twitter, orang-orang membicarakan hal itu. Mereka membagi foto-foto yang menunjukkan penggunaan kondom di jari untuk melindungi diri mereka dari virus corona saat menekan tombol lift.

" Kondom di Singapura terjual habis di saat ketakutan masyarakat akan virus corona," ungkap seorang pengguna di twitter.

Pembeli tak hanya memborong kondom. Barang sehari-hari seperti tisu toilet, sabun dan pembersih tangan juga habis.

Oleh karenanya, beberapa toko di Inggris memberlakukan sanksi apabila ada pembeli yang memborong suatu barang tertentu.

Baca juga: Antisipasi Virus Corona, Shisha Dilarang Dipakai di Kafe-kafe Kuwait

Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X