Kompas.com - 05/03/2020, 17:40 WIB
Umat Muslim menunaikan ibadah umrah dengan mengelilingi Kakbah pada Ramadan di Mekah, Arab Saudi (26/5/2019). WALEED ALI/REUTERSUmat Muslim menunaikan ibadah umrah dengan mengelilingi Kakbah pada Ramadan di Mekah, Arab Saudi (26/5/2019).

RIYADH, KOMPAS.com - Arab Saudi melakukan penangguhan umrah yang diperluas untuk warga negara asing (WNA) dan warga negaranya sendiri guna menekan penyebaran virus corona.

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi pada Kamis (5/3/2020).

"Berdasarkan rekomendasi dari komite yang ditunjuk untuk memantau coronavirus... telah diputuskan untuk menunda umrah bagi warga dan penduduk di kerajaan itu," demikian bunyi keterangan tersebut yang dikutip dari kantor berita Reuters.

Pengumuman penangguhan umrah ini dikeluarkan hanya sebulan sebelum Ramadhan, yang menjadi bulan favorit umat Islam untuk menunaikan umrah.

Baca juga: Saudi Dikabarkan Tangguhkan Umrah Selama 1 Tahun, Ini Kata KJRI Jeddah

Kemudian Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam tweet-nya menuliskan "larangan ke Masjid Nabi di Madinah".

Dilansir dari kantor berita Reuters, keputusan penangguhan umrah ini akan ditinjau secara berkala dan dibatalkan ketika situasinya berubah.

Dr Sami Angawi, seorang ahli haji dan pengamat Mekkah serta Madinah, mengatakan bahwa penangguhan ini adalah yang pertama dalam 1.400 tahun sejarah Islam.

Alumnus University of Texas di Austin, Amerika Serikat (AS), tersebut melanjutkan, langkah yang ditempuh Pemerintah Arab Saudi adalah "keputusan yang bijak dan berani untuk melindungi jantung dunia umat Muslim".

Baca juga: Selain Corona, Jemaah Umrah Harus Waspada Virus Influenza

Meski penangguhan umrah diberlakukan, warga negara dan penduduk Arab Saudi masih diperbolehkan mengunjungi Mekkah dan Madinah untuk berdoa di sana, asalkan mereka tidak melakukannya untuk tujuan umrah.

Pernyataan tersebut diucapkan oleh Wakil Menteri Haji Arab Saudi, Abdulfattah S Mashat, ke stasiun televisi Al Arabiya pada Rabu (4/3/2020).

Halaman:
Baca tentang

Sumber Reuters,AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X