Kompas.com - 04/03/2020, 21:59 WIB
Warga di Teheran, Iran, mengenakan masker seiring merebaknya wabah virus corona di negara itu. ShutterstockWarga di Teheran, Iran, mengenakan masker seiring merebaknya wabah virus corona di negara itu.

TEHERAN, KOMPAS.com - Untuk sementara waktu, pemerintah Iran melepaskan lebih dari 54 ribu tahanan.

Hal itu merupakan bentuk upaya mencegah penyebaran wabah virus corona di penjara-penjara yang penuh sesak.

Penyakit virus corona saat ini telah menewaskan lusinan orang di negara Iran dan menginfeksi sekitar 23 anggota parlemen Iran.

Juru bicara pengadilan, Gholamhossein Esmaili mengatakan bahwa beberapa narapidana diizinkan keluar dari penjara setelah menjalani tes dan hasilnya negatif dan mengirim jaminan.

Adapun tahanan keamanan yang dihukum lebih dari lima tahun, tetap tidak akan dibebaskan.

Esmaili mengindikasikan adanya beberapa tahanan politik Iran dan warga negara ganda diizinkan keluar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Karena Virus Corona, Arab Saudi Larang Warganya Umrah

Suami Zaghari-Ratcliffe, tahanan dengan warga negara ganda, yakin istrinya telah tertular virus corona di penjara Evin Teheran dan pihak berwenang menolak melakukan pemeriksaan.

Saat ini, Iran berada di urutan ketiga setelah China dan Korea Selatan terkait kasus infeksi virus corona tertinggi di dunia.

 

Angka infeksi di Iran mencapai 2.922 orang sementara kematiannya mencapai 92 orang. Pusat penyebaran virus corona pertama kali di Iran berasal dari Qom. Salah satu kota suci Syiah yang dijadikan pusat ibadah layaknya Mekah. 

Akibat penyebaran virus ini, kota Qom diisolasi. Tempat ibadah dan haji orang Syiah di sana banyak dibersihkan dengan desinfektan.

Kini, secara keseluruhan, pasien infeksi virus corona di dunia mencapai lebih dari 94 ribu. Sedangkan angka kematian mencapai lebih dari tiga ribu jiwa.

Namun, kasus pasien infeksi virus corona masih bisa disembuhkan asalkan ditangani dengan tepat. Hingga saat ini, kenaikan angka pasien sembuh mencapai 50.692 orang di seluruh dunia. 

Baca juga: Cegah Virus Corona: Lagu Ini Cocok Dinyanyikan Saat Cuci Tangan Selama 20 Detik!

Baca tentang

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Kembar Usia 5 Tahun Dinikahkan, Orangtuanya Percaya Mereka Reinkarnasi Sepasang Kekasih

Anak Kembar Usia 5 Tahun Dinikahkan, Orangtuanya Percaya Mereka Reinkarnasi Sepasang Kekasih

Global
Tergantungnya Warga AS pada AC: Makin Dingin Ruangan, Makin Panas Bumi

Tergantungnya Warga AS pada AC: Makin Dingin Ruangan, Makin Panas Bumi

Global
SpaceX Menangkan Kontrak NASA, Akan Jalankan Misi ke Bulan Jupiter

SpaceX Menangkan Kontrak NASA, Akan Jalankan Misi ke Bulan Jupiter

Global
Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Global
Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Global
Covid-19: Apakah AS Mendanai Penelitian Virus Paling Berbahaya di Wuhan?

Covid-19: Apakah AS Mendanai Penelitian Virus Paling Berbahaya di Wuhan?

Global
Seorang Eks Profesor Disidang karena Kirim Surat Ancaman ke Dirinya Sendiri

Seorang Eks Profesor Disidang karena Kirim Surat Ancaman ke Dirinya Sendiri

Global
Kongres Gagal Ganti Biaya Pengamanan Capitol, Garda Nasional Batalkan Pelatihan

Kongres Gagal Ganti Biaya Pengamanan Capitol, Garda Nasional Batalkan Pelatihan

Global
Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid-19 AS yang Pengaruhi Keutuhan Rumah Tangga

Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid-19 AS yang Pengaruhi Keutuhan Rumah Tangga

Global
Menunggu Jadwal Hukuman Mati, Pembunuh Berantai Ini Meninggal di Rumah Sakit

Menunggu Jadwal Hukuman Mati, Pembunuh Berantai Ini Meninggal di Rumah Sakit

Global
Sejumlah Pejabat Inggris Yakini Kentut Juga dapat Sebarkan Covid-19

Sejumlah Pejabat Inggris Yakini Kentut Juga dapat Sebarkan Covid-19

Global
Viral Video Cara Unik Dokter Suntik Balita Tanpa Buat Mereka Menangis

Viral Video Cara Unik Dokter Suntik Balita Tanpa Buat Mereka Menangis

Global
Dianggap Tak Becus Tangani Covid-19, Presiden Brasil Didemo dan Dituntut Mundur

Dianggap Tak Becus Tangani Covid-19, Presiden Brasil Didemo dan Dituntut Mundur

Global
Polisi Australia Buru Ribuan Demonstran Anti-Lockdown

Polisi Australia Buru Ribuan Demonstran Anti-Lockdown

Global
AstraZeneca Akan Produksi Lebih Banyak Vaksin Covid-19 untuk Asia Tenggara

AstraZeneca Akan Produksi Lebih Banyak Vaksin Covid-19 untuk Asia Tenggara

Global
komentar
Close Ads X