Hosni Mubarak: Dari Karier di Langit Sampai Dikebumikan

Kompas.com - 26/02/2020, 11:10 WIB
Dalam foto yang diambil pada 2016 ini terlihat mantan presiden Hosni Mubarak melambaikan tangan dari salah satu kamar di rumah sakit militer Maadi, Kairo. KHALED DESOUKI / AFP Dalam foto yang diambil pada 2016 ini terlihat mantan presiden Hosni Mubarak melambaikan tangan dari salah satu kamar di rumah sakit militer Maadi, Kairo.

7. Pada 26 Januari 1982, Mubarak terpilih kembali sebagai Partai Demokrat Nasional yang mendominasi kehidupan politik dan partai di Mesir selama tiga dekade di mana Mubarak tengah berkuasa.

8. Mubarak memulai masa kepresidenannya dengan melepaskan beberapa tahanan politik, membuka kesempatan baru dengan pihak oposisi dan orang-orang Mesir mengingat ucapannya yang begitu populer, al-kafanu laysa lahu juyuubun, atau berarti "Kain kafan tidak memiliki kantong." Ungkapan ini bermakna harta dunia tidak akan dibawa mati. Sebuah sikap zuhud (cinta akhirat) yang begitu terpatri pada sosok Hosni Mubarak saat itu.

9. Mubarak terus berkuasa selama 30 tahun. Dia melampaui referendum populer sebagai satu-satunya kandidat pada 1987, 1993 dan 1999. Menurut konstitusi dia bisa menjabat selama enam tahun dan memungkinkan dirinya untuk terus menjalankan tanpa waktu maksimum. Amandemen konstitusi itu dibuat oleh Anwar Sadat yang tidak bisa 'menikmati' jabatan panjang kepresidenannya karena dia terbunuh.

10. Pada 2005, Mubarak membuat amandemen konstitusi dan menjadikan pemilihan presiden dengan pemungutan suara secara langsung. Dia membuka pintu pencalonan para pemimpinpartai dan terpilih kembali dengan presentase suara yang besar, sementara oposisi menentang penipuan dan penggunaan lembaga-lembaga negara dalam kampanye Mubarak, juga peluang yang tidak setara antara sesama kandidat dalam sebuah propaganda.

Baca juga: Dua Putra Hosni Mubarak Ditangkap atas Dugaan Manipulasi Saham

11. Rakyat Mesir melakukan protes terhadap kebijakan sosial dan ekonomi pemerintahan Mubarak. Puncaknya terjadi pada 2008, ketika demonstrasi besar-besaran terjadi di kota industri al-Mahalla al-Kubra yang mengecam Mubarak.

12. Pada 2009, cucu Mubarak, Mohamed Alaa meninggal dunia. Kematian cucunya tersebut memberi pukulan berat bagi Mubarak. Oleh karenanya dia menyerahkan rincian putusan kepada sang istri, Suzan Mubarak dan putranya, Gamal, yang menurut pihak oposisi, mereka bersiap untuk mewarisi kekuatan Mesir.

13. Pada 2010, Mesir menyaksikan pemilihan parlemen terburuk, karena dinas keamanan tidak mengizinkan pihak oposisi memasuki parlemen hal itu dilakukan di bawah instruksi Komite Kebijakan Komite Nasional, komite sedang mempersiapkan "suksesi". Pewarisan tahta yang dilakukan Hosni Mubarak menjadi akhir dari rezimnya. Pihak oposisi bersatu melawan Mubarak dan menuntut dia untuk mundur.

14. Pada 25 Januari 2011, percikan revolusi pertama yang menggulingkan Mubarak keluar setelah 18 hari, untuk mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi kepresidenan pada 11 Februari 2011. Tekanan para demonstran membuat Mubarak memasuki penjara untuk pertama kalinya pada April 2011 dengan berbagai dakwaan dari simbol-simbol rezimnya. Beberapa dakwaannya seputar korupsi serta partisipasi Mubarak dalam pembunuhan para pengunjuk rasa selama revolusi.

15. Hanya ada kasus korupsi keuangan kecil yang terbukti dalam dakwaan terhadap Hosni Mubarak. Media menyebutnya korupsi "Istana Presiden". Setelah itu, Mubarak beserta anak-anaknya, Alaa dan Jamal dihukum dengan hukuman penjara tiga tahun terhitung sejak masa penahanan mereka pada 2011.

Mubarak tinggal di rumah setelah pembebasannya, dan dirawat di rumah sakit beberapa kali, sebelum kematiannya diumumkan pada Selasa (25/02/2020).

Baca juga: [POPULER INTERNASIONAL] Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak Meninggal | Infeksi Virus di Korsel Hampir 1.000 Orang

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber aljazeera
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Di Rumah Kami Tidak Ada Idul Fitri, Ayah Ibu Tewas di Kecelakaan Pesawat'

"Di Rumah Kami Tidak Ada Idul Fitri, Ayah Ibu Tewas di Kecelakaan Pesawat"

Global
Diguncang Gempa Saat Siaran Langsung, PM Selandia Baru 'Stay Cool'

Diguncang Gempa Saat Siaran Langsung, PM Selandia Baru "Stay Cool"

Global
Heboh Menu Makanan Baru di Jepang, Ramen Lauk Jangkrik

Heboh Menu Makanan Baru di Jepang, Ramen Lauk Jangkrik

Global
Kasus Baru Covid-19 Melambat, Jepang Bakal Akhiri Darurat Nasional

Kasus Baru Covid-19 Melambat, Jepang Bakal Akhiri Darurat Nasional

Global
Ini Dua Syarat China agar Terbuka dalam Penyelidikan Asal Covid-19

Ini Dua Syarat China agar Terbuka dalam Penyelidikan Asal Covid-19

Global
Demonstrasi Hong Kong, Taiwan Siap Ulurkan Bantuan untuk Demonstran

Demonstrasi Hong Kong, Taiwan Siap Ulurkan Bantuan untuk Demonstran

Global
Dari Bentrokan hingga Ledakan, Idul Fitri 1441 H Berlangsung Suram di Negara-negara Ini

Dari Bentrokan hingga Ledakan, Idul Fitri 1441 H Berlangsung Suram di Negara-negara Ini

Global
[POPULER GLOBAL] Pakar Tai Chi KO dalam 30 Detik | Kesaksian Penumpang Selamat PIA

[POPULER GLOBAL] Pakar Tai Chi KO dalam 30 Detik | Kesaksian Penumpang Selamat PIA

Global
Gencatan Senjata Saat Idul Fitri, Presiden Afghanistan Janji Percepat Pelepasan Tahanan Taliban

Gencatan Senjata Saat Idul Fitri, Presiden Afghanistan Janji Percepat Pelepasan Tahanan Taliban

Global
Menlu China: AS-China di Ambang Perang Dingin Baru

Menlu China: AS-China di Ambang Perang Dingin Baru

Global
China Berencana Gunakan Vaksin pada Akhir Tahun meski Uji Coba Belum Usai

China Berencana Gunakan Vaksin pada Akhir Tahun meski Uji Coba Belum Usai

Global
'Saya Hanya Bisa Melihat Api', Kesaksian Penumpang Selamat dari Pesawat Airbus Pakistan

"Saya Hanya Bisa Melihat Api", Kesaksian Penumpang Selamat dari Pesawat Airbus Pakistan

Global
Pakar Tai Chi Berusia 69 Tahun Ini KO dalam 30 Detik

Pakar Tai Chi Berusia 69 Tahun Ini KO dalam 30 Detik

Global
Hong Kong Kembali Dilanda Demonstrasi, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Hong Kong Kembali Dilanda Demonstrasi, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Global
Azan Diizinkan Selama Ramadhan, Dewan Masjid di Inggris Berharap Seterusnya

Azan Diizinkan Selama Ramadhan, Dewan Masjid di Inggris Berharap Seterusnya

Global
komentar
Close Ads X