Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak Meninggal di Usia 91 Tahun

Kompas.com - 25/02/2020, 18:35 WIB
Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak. MOHAMED EL-SHAHED / AFPMantan Presiden Mesir Hosni Mubarak.

Mubarak akhirnya mendekam di penjara sambil menunggu persidangan untuk kasus lain. Dia sempat dijatuhi penjara seumur hidup atas kematian demonstran anti-pemerintah pada 2015.

Dia dihukum bersama dua putranya, Alaa dan Gamal, setelah mereka dituding menggelapkan jutaan poundsterling selama hampir tiga dekade masa pemerintahannya.

Selama masa peradilan, Hosni Mubarak kerap datang dengan ditandu dan memakai kacamata hitam. Dia merupakan pemimpin pertama yang digulingkan dalam gelombang pemberontakan Arab.

Pada akhirnya di 2017, Hosni Mubarak bisa mengirup udara luar setelah dibebaskan dari sebagian besar tuduhan, keputusan yang mengejutkan publik Mesir.

Selama berkuasa, dia merupakan sekutu Amerika Serikat (AS) karena mendukung Operasi Badai Gurun (Desert Storm) yang menumpas pasukan Irak di bawah komando Saddam Hussein dari Kuwait.

Mubarak juga dikenal karena mempertahankan masa perdamaian dengan Israel, di mana publik Mesir diingatkan satu-satunya pilihan adalah diperintah olehnya, atau berakhir kacau.

Baca juga: Pengadilan Banding Tertinggi Mesir Bebaskan Hosni Mubarak

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

George Floyd, Bisakah Trump Mengerahkan Tentara dalam Menghadapi Unjuk Rasa?

George Floyd, Bisakah Trump Mengerahkan Tentara dalam Menghadapi Unjuk Rasa?

Global
4 Negara Eropa Bentuk Aliansi Produksi Vaksin Virus Corona

4 Negara Eropa Bentuk Aliansi Produksi Vaksin Virus Corona

Global
Demo George Floyd, Trump Bantah Diungsikan ke Bunker

Demo George Floyd, Trump Bantah Diungsikan ke Bunker

Global
Inggris Tawarkan Suaka bagi Warga Hong Kong, Begini Peringatan China

Inggris Tawarkan Suaka bagi Warga Hong Kong, Begini Peringatan China

Global
Tak Sengaja 'Topless' Saat Rapat via Zoom, Politisi Meksiko Buka Suara

Tak Sengaja "Topless" Saat Rapat via Zoom, Politisi Meksiko Buka Suara

Global
Ditanya soal Demo George Floyd dan Trump, PM Kanada Terdiam 22 Detik

Ditanya soal Demo George Floyd dan Trump, PM Kanada Terdiam 22 Detik

Global
Ini Cerita WNI di AS Saat Kerusuhan Demo Protes atas Kematian George Floyd

Ini Cerita WNI di AS Saat Kerusuhan Demo Protes atas Kematian George Floyd

Global
Pria Rohingya di Kamp Pengungsi Bangladesh Meninggal karena Covid-19

Pria Rohingya di Kamp Pengungsi Bangladesh Meninggal karena Covid-19

Global
Dokumen Bocor WHO Sebut China Terlambat Beri Informasi Penting Virus Corona

Dokumen Bocor WHO Sebut China Terlambat Beri Informasi Penting Virus Corona

Global
Dokter di Wuhan yang Kulitnya Menghitam Meninggal, Publik China Marah

Dokter di Wuhan yang Kulitnya Menghitam Meninggal, Publik China Marah

Global
Video Viral Remaja Aborigin Ditendang Polisi, Pihak Kepolisian Lakukan Penyelidikan

Video Viral Remaja Aborigin Ditendang Polisi, Pihak Kepolisian Lakukan Penyelidikan

Global
Dokter di Wuhan yang Kulitnya Menghitam karena Pengobatan Virus Corona Meninggal

Dokter di Wuhan yang Kulitnya Menghitam karena Pengobatan Virus Corona Meninggal

Global
Jika China Terapkan UU Keamanan, Inggris Siap Tampung 3 Juta Warga Hong Kong

Jika China Terapkan UU Keamanan, Inggris Siap Tampung 3 Juta Warga Hong Kong

Global
Mantan Presiden AS George Bush Komentari Peristiwa Tragis Demo Rusuh AS

Mantan Presiden AS George Bush Komentari Peristiwa Tragis Demo Rusuh AS

Global
Apa yang Terjadi dalam 30 Menit Momen Terakhir Hidup George Floyd?

Apa yang Terjadi dalam 30 Menit Momen Terakhir Hidup George Floyd?

Global
komentar
Close Ads X