WNI di Kapal Pesiar Diamond Princess Minta Dievakuasi, Ketakutan dan Tak Mau Mati Perlahan

Kompas.com - 24/02/2020, 14:37 WIB
WNI Kru Kapal Pesiar Diamond Princess Minta Dievakuasi ABC/SasaWNI Kru Kapal Pesiar Diamond Princess Minta Dievakuasi

KOMPAS.com - Kru kapal pesiar Diamond Princess di Yokohama, Jepang, meminta kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk melakukan evakuasi.

Mereka berharap pemerintah menjemput tidak menggunakan kapal laut karena akan memakan waktu dua pekan perjalanan.

"Kepada Pak Presiden Jokowi yang terhormat, kami yang berada di Diamond Princess di Yokohama sudah sangat takut, ibaratnya dibunuh pelan-pelan," ungkap salah satu kru.

Pada Kamis (20/2/2020) lalu, pemerintah memang sudah mendiskusikan terkait evakuasi lewat jalur laut. Kapal yang akan digunakan adalah kapal medis milik Angkatan Laut RI, yaitu KRI Dr Soeharso.

Kapal tersebut kini berada di dermaga Komando Armada Dua (Koarmada II) Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Kepada ABC Indonesia, Sasa, salah satu kru kapal, mengungkapkan bahwa negara lain sudah memberikan kepastian evakuasi.

Baca juga: Pria Jepang Positif Virus Corona setelah dari Indonesia, Kemenkes: Itu Bukan Covid-19

"Kru dari India akan dievakuasi pada Senin (24/2/2020), dan kru dari Filipina akan dievakuasi pada Selasa (25/2/2020)," ujar Sasa.

Sasa juga menerangkan bahwa banyak kru kapal asal Indonesia sudah berputus asa bisa pulang lebih awal.

Dia mengungkapkan bahwa para WNI harus bekerja di lingkungan orang-orang yang memiliki potensi terpapar virus corona.

Orang-orang yang terinfeksi di kapal tersebut juga sudah dibawa ke rumah sakit, tetapi tidak ada jaminan bahwa penumpang lain yang belum diperiksa kesehatannya betul-betul sehat.

Pernyataan ini disampaikan sehari sesudah Kementerian Kesehatan RI menyatakan bahwa semua kru telah melewati masa observasi dan dinyatakan negatif.

Pemeriksaan terhadap kru WNI di kapal pesiar Diamond Princess baru dilakukan setelah tiga kru WNI dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Bahkan, salah satu kru mengaku belum pernah menjalani pemeriksaan dan masih bekerja lebih dari 10 jam sehari.

Terkait hal itu, saat ini Pemerintah Indonesia berencana memberi keputusan pada Selasa (25/2/2020) besok.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan adanya rencana pembahasan pada Selasa dan alat transportasi apa yang akan dipakai. Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan evakuasi dengan pesawat terbang.

Baca juga: Virus Corona Ternyata Tak Berasal dari Pasar Seafood Wuhan, Ini Faktanya

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber ABC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Umumkan Kirim 'Ribuan Tentara Bersenjata Lengkap' ke Jalanan Washington

Trump Umumkan Kirim "Ribuan Tentara Bersenjata Lengkap" ke Jalanan Washington

Global
Pemilik Restoran Barbekyu Ini Diduga Tewas Ditembak Polisi dalam Demo AS

Pemilik Restoran Barbekyu Ini Diduga Tewas Ditembak Polisi dalam Demo AS

Global
Trump Ancam Kerahkan Militer jika Pemkot AS Gagal Kendalikan Rusuh Demo George Floyd

Trump Ancam Kerahkan Militer jika Pemkot AS Gagal Kendalikan Rusuh Demo George Floyd

Global
Demo George Floyd Ricuh, WNI Diminta Tidak Ikut Campur

Demo George Floyd Ricuh, WNI Diminta Tidak Ikut Campur

Global
Hasil Otopsi, Kematian George Floyd adalah Pembunuhan

Hasil Otopsi, Kematian George Floyd adalah Pembunuhan

Global
[POPULER GLOBAL] Pria Bertato Indonesia Ikut Rusuh Demo AS | Trump Berencana Anggap Antifa sebagai Teroris

[POPULER GLOBAL] Pria Bertato Indonesia Ikut Rusuh Demo AS | Trump Berencana Anggap Antifa sebagai Teroris

Global
Hitamkan Wajah untuk Dukung Demo George Floyd, Selebgram Filipina Dihujat

Hitamkan Wajah untuk Dukung Demo George Floyd, Selebgram Filipina Dihujat

Global
Dukung Demo Kematian George Floyd, Polisi Berlutut Bareng Demonstran

Dukung Demo Kematian George Floyd, Polisi Berlutut Bareng Demonstran

Global
Derek Chauvin, Polisi Penindih Leher George Floyd, Dipindah ke Penjara Berkeamanan Maksimum

Derek Chauvin, Polisi Penindih Leher George Floyd, Dipindah ke Penjara Berkeamanan Maksimum

Global
Kerusuhan Demo Kematian George Floyd Mulai Dekati Gedung Putih

Kerusuhan Demo Kematian George Floyd Mulai Dekati Gedung Putih

Global
Sebut Virus Corona Tak Lagi Ada, Dokter di Italia Picu Kehebohan

Sebut Virus Corona Tak Lagi Ada, Dokter di Italia Picu Kehebohan

Global
Trump Diungsikan ke Bunker Saat Demo Kematian George Floyd di Luar Gedung Putih

Trump Diungsikan ke Bunker Saat Demo Kematian George Floyd di Luar Gedung Putih

Global
Banyak Kecelakaan, Jalan Sambil Main Ponsel Bakal Dilarang di Kota Jepang Ini

Banyak Kecelakaan, Jalan Sambil Main Ponsel Bakal Dilarang di Kota Jepang Ini

Global
AS Disebut Pakai Standar Ganda di Demo George Floyd dan Demo Hong Kong

AS Disebut Pakai Standar Ganda di Demo George Floyd dan Demo Hong Kong

Global
China Golongkan Anjing sebagai Peliharaan, Bukan Makanan

China Golongkan Anjing sebagai Peliharaan, Bukan Makanan

Global
komentar
Close Ads X