Virus Corona Ternyata Tak Berasal dari Pasar Seafood Wuhan, Ini Faktanya

Kompas.com - 24/02/2020, 08:55 WIB
Ilustrasi virus corona covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona covid-19

BEIJING, KOMPAS.com - Ilmuwan China menemukan bukti terbaru terkait asal muasal virus corona.

Berdasarkan analisis data genomik dari 93 sampel, virus corona ternyata juga berasal dari wilayah lain di luar Kota Wuhan, Provinsi Hubei.

Awalnya virus corona diklaim berasal dari sebuah pasar seafood di Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Namun, hasil penelitian Akademi Ilmu Pengetahuan China dan Lembaga Penelitian Otak China mengatakan, virus corona yang telah merenggut lebih dari 2.000 nyawa ini berasal dari tempat lain.

Baca juga: Dianggap Penyebab Virus Corona, China Bakal Keluarkan Larangan Konsumsi Hewan Liar

Tim penelitian yang dipimpin oleh Dr Yu Wenbin mengurutkan data genomik akan 93 sampel SARS-Cov-2 alias virus corona dari 12 negara.

Tujuannya untuk melacak sumber infeksi dan memahami bagaimana penyebarannya.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa saat penyebaran cepat terjadi di Pasar Huanan Seafood di Wuhan, terjadi pula dua ekspansi populasi besar pada 8 Desember 2019 dan 6 Januari 2020.

Penelitian yang dipublikasikan di situs institut penyelenggara tersebut pada Kamis lalu menyatakan, kemungkinan penyebaran virus dimulai dari orang ke orang bukan pada awal Desember 2019, bahkan sejak akhir November 2019.

Studi untuk mengetahui apakah benar Pasar Huanan Seafood di Wuhan menjadi satu-satunya tempat kelahiran virus corona dianggap sangat penting untuk menemukan sumber aslinya.

Tim peneliti juga perlu menentukan inang perantara agar dapat mengendalikan epidemi dan mencegah penyebarannya lagi.

Baca juga: Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Para ilmuwan juga mengatakan, walaupun Pusat Kontrol Penyakit dan Pencegahan Nasional China (CCDCP) telah meningkatkan level penyebaran virus corona pada tingkat 2 sejak 6 Januari 2020, informasinya masih belum tersebar secara menyeluruh.

"Sebenarnya jika peringatan itu sudah didapat oleh seluruh lapisan masyarakat, angka infeksi secara nasional dan global tidak akan tinggi," kata tim peneliti.

Tim peneliti juga menegaskan, jika peringatan itu diikuti, jumlah penyebaran dari pertengahan sampai akhir Januari 2020 pasti dapat berkurang.

Sementara di Xiang Nijuan, seorang peneliti CCDCP mengatakan pada Sabtu (22/2/2020), orang yang terinfeksi virus corona sudah terjangkit virus tersebut dua hari sebelum gejalanya muncul.

Untuk itu, setiap orang yang pernah berkontak langsung dengan pasien terinfeksi virus corona dalam 48 jam harus mengarantina diri mereka selama 14 hari.

Sampai saat ini, virus corona telah menginfeksi sebanyak lebih dari 76.000 orang dan menewaskan lebih dari 2.000 orang.

 

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kematian Gadis Remaja di Tangan Ayahnya, Dewan Garda Iran Tolak Itu Sebab Kelalaian Pengesahan RUU Perlindungan Anak

Kematian Gadis Remaja di Tangan Ayahnya, Dewan Garda Iran Tolak Itu Sebab Kelalaian Pengesahan RUU Perlindungan Anak

Global
Wanita Afrika-Amerika yang Dipukuli Kepala Polisi di AS Picu Protes Massa

Wanita Afrika-Amerika yang Dipukuli Kepala Polisi di AS Picu Protes Massa

Global
Peluncuran 2 Astronot NASA, Trump: Era Baru Penerbangan Luar Angkasa Telah Dimulai

Peluncuran 2 Astronot NASA, Trump: Era Baru Penerbangan Luar Angkasa Telah Dimulai

Global
Mahathir Janji akan Tantang Keputusan Pemecatan dari Muhyiddin

Mahathir Janji akan Tantang Keputusan Pemecatan dari Muhyiddin

Global
Muhyiddin: Mahathir Tidak Dipecat, Tapi...

Muhyiddin: Mahathir Tidak Dipecat, Tapi...

Global
[POPULER GLOBAL] Rusuh Kematian George Floyd Meluas Hampir Seluruh AS, Kantor CNN Dirusak, Mobil Polisi Dibakar

[POPULER GLOBAL] Rusuh Kematian George Floyd Meluas Hampir Seluruh AS, Kantor CNN Dirusak, Mobil Polisi Dibakar

Global
Demonstrasi Tewasnya George Floyd, Massa Terbagi ke Dua Kubu di Minneapolis

Demonstrasi Tewasnya George Floyd, Massa Terbagi ke Dua Kubu di Minneapolis

Global
Sebelum Kematian George Floyd, Rasisme di Minneapolis Sudah Marak Terjadi

Sebelum Kematian George Floyd, Rasisme di Minneapolis Sudah Marak Terjadi

Global
Usai Bebas, Jurnalis CNN yang Liput Demonstrasi George Floyd Ungkap Perlakuan Polisi

Usai Bebas, Jurnalis CNN yang Liput Demonstrasi George Floyd Ungkap Perlakuan Polisi

Global
Kematiannya Picu Demonstrasi Besar, Siapakah George Floyd?

Kematiannya Picu Demonstrasi Besar, Siapakah George Floyd?

Global
Protes Kematian George Floyd, Remaja 19 Tahun Tewas Tertembak di Detroit

Protes Kematian George Floyd, Remaja 19 Tahun Tewas Tertembak di Detroit

Global
Trump Akan Gelar Rapat G7 di Gedung Putih, Kanselir Jerman Tolak Hadir

Trump Akan Gelar Rapat G7 di Gedung Putih, Kanselir Jerman Tolak Hadir

Global
Muncul Klaster Baru Covid-19, 251 Sekolah Korsel Tutup Lagi

Muncul Klaster Baru Covid-19, 251 Sekolah Korsel Tutup Lagi

Global
Ini Dampak bagi Hong Kong jika Hak Istimewanya Dicabut AS

Ini Dampak bagi Hong Kong jika Hak Istimewanya Dicabut AS

Global
BERITA FOTO: Kerusuhan Unjuk Rasa atas Kematian George Floyd di AS

BERITA FOTO: Kerusuhan Unjuk Rasa atas Kematian George Floyd di AS

Global
komentar
Close Ads X