Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Upaya Promosikan Jamu ke Generasi Z, Jual di Kafe hingga Rasa yang Tak Pahit

Kompas.com - 28/05/2024, 09:10 WIB
Anggara Wikan Prasetya

Penulis

KOMPAS.com - Jamu selama ini mungkin dianggap sebagai minuman yang pahit, meski bermanfaat untuk kesehatan.

Dengan begitu, jamu masih kurang digemari kalangan anak muda atau generasi Z dan kalah populer dengan minuman kekinian lainnya.

Pemerintah pun tidak tinggal diam untuk mempromosikan jamu kepada anak muda, sebagai bagian dari pemanfaatan jamu sebagai salah satu wisata kebugaran atau wellness tourism.

Baca juga: Resep Kunyit Asam, Jamu Pereda Sakit Haid

Terlebih pada peringatan Hari Jamu Nasional 2024 yang digelar pada Senin (27/5/2024) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas.com (@kompascom)

"Untuk anak muda Gen Z dan milenial, kami akan melakukan upaya bersama beberapa kafe ternama untuk mempromosikan jamu," kata Direktur Wisata Minat Khusus Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Itok Parikesit dalam rilis yang Kompas.com terima, Selasa (28/5/2024).

Tidak pahit dan kemasannya menarik

Selain menjual di kafe, upaya lainnya juga dilakukan untuk makin mempromosikan jamu kepada generasi muda.

Baca juga: Berawal Dari Hobi, Dwi Kuntari Sukses Jalankan Bisnis Jamu Tradisional

Menurut Ketua Umum Dewan Jamu Indonesia Daniel Tjen, salah satunya adalah rasa jamu saat ini tidak lagi pahit.

"Kemasannya saat ini juga menarik, sehingga bisa diterima generasi Z dan milenial," ujar dia.

Pihak TMII juga akan mendukung promosi jamu. Rencananya, akan dibangun Museum Jamu di TMII agar anak-anak bisa lebih mengenal jamu.

Peringatan Hari Jamu Nasional di TMII, Senin (27/5/2024).Dok. Kemenparekraf Peringatan Hari Jamu Nasional di TMII, Senin (27/5/2024).

"Jamu adalah salah satu warisan budaya tak benda UNESCO, Tentunya kami akan mendukung penuh untuk melestarikan budaya jamu ini," kata Pelaksana Tugas Direktur Utama TMII Arie Prasetyo.

Sementara itu pada peringatan Hari Jamu Nasional, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno juga menyampaikan harapannya.

Baca juga: Pengaman Mencoba Jamu di Acaraki, Beda Alat Beda Rasa

"Saya berharap melalui perayaan Hari Jamu Nasional ini, Kemenparekraf berserta Dewan Jamu Indonesia bisa makin meningkatkan exposure pemanfaatan jamu," ujar dia dalam rilis resmi.

Dengan begitu, sambung Sandiaga, ini bisa berkontribusi bagi pertumbuhan dan pertahanan ekonomi Indonesia, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com