Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Tips Seruput Madu Lebah Galo-galo dari Sarangnya, Jangan Panik

Kompas.com - 19/04/2024, 18:31 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Desa Wisata Koto Kaciak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menawarkan salah aktivitas seru dan penuh edukasi, yaitu mengenal sekaligus mencoba madu lebah galo-galo langsung dari sarangnya.

Sebagai informasi, galo-galo ialah lebah tidak menyengat yang menghasilkan madu kaya manfaat. Di Sumatera Barat, jenis lebah ini disebut lebah galo-galo, sementara di daerah Kalimantan, kerap disebut kelulut.

"Lebah galo-galo ini tidak hanya menghasilkan madu, tetapi juga menghasilkan propolis dan bee pollen," kata anggota Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS Sirantiah) Lebah Madu Galo Galo, Fahrul Putra kepada Kompas.com di Kantor Wali Nagari Koto Kaciak, Minggu (14/4/2024).

Baca juga: Mencoba Seruput Madu Lebah Galo-Galo Langsung dari Sarangnya

Meskipun lebah galo galo dikenal sebagai lebah yang tidak menyengat, tetapi lebah tersebut tetap akan hinggap jika mendekat ke sarangnya.

Berdasarkan pengalaman saat mencoba menyeruput madu lebah galo-galo langsung dari sarangnya pada Minggu (14/4/2024), Kompas.com tetap dikerumuni lebah dan bahkan mendapat dua hingga tiga gigitan kecil lebah.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Foodplace (@my.foodplace)

Meskipun begitu, tidak perlu khawatir, karena gigitan lebah galo-galo tidak membekas dan tidak pula menimbulkan efek besar layaknya gigitan lebah penyengat.

Tips seruput madu lebah galo-galo dari sarangnya

Wisatawan yang hendak mampir dan mencicipi madu lebah galo-galo langsung dari sarangnya, ada baiknya simak beberapa tips berikut:

1. Jangan pakai baju warna hitam

Berdasarkan informasi dari Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sirantiah Nagari Koto Kaciak Maulana Ihsan, lebah galo-galo cenderung hinggap di pakaian berwarna hitam dibanding pakaian berwarna cerah.

Panen madu lebah galo-galo di Desa Wisata Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (14/4/2024). Kompas.com/ Suci Wulandari Putri Panen madu lebah galo-galo di Desa Wisata Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (14/4/2024).

Maka dari itu, disarankan sebaiknya hindari memakai pakaian berwarna hitam jika hendak mendekat ke sarang lebah madu galo-galo.

Baca juga: Naluri Geometrikal Lebah Madu

"Lebah galo-galo cenderung hingga ke pakaian warna gelap," kata Ihsan kepada Kompas.com, Minggu (14/4/2024).

2. Jangan panik

Saat kotak sarang lebah madu galo-galo dibuka, lebah tentu akan beterbangan dan banyak hinggap ke benda yang menghampirinya. Ketika dihinggapi lebah, jangan panik dan tetap tenang supaya tidak digigit lebah.

3. Berjemur di bawah cahaya matahari

Apabila wisatawan dikerumuni lebah, dan tiba-tiba mendapat gigitan lebah, wisatawan sebaiknya langsung berjemur di bawah cahaya matahari.

Kantong madu lebah galo-galo di Desa Wisata Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (14/4/2024). Kompas.com/ Suci Wulandari Putri Kantong madu lebah galo-galo di Desa Wisata Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (14/4/2024).

"Kalau dikerumuni lebah, langsung berjemur di bawah cahaya matahari supaya lebahnya terbang," kata Ihsan.

4. Cari madu yang matang

Tidak semua kantong lebah yang berisi madu layak untuk dipanen atau diseruput. Sebaiknya pilihlah kantung madu yang sudah matang.

Sarang madu lebah galo galo di Desa Wisata Koto Kaciak, Tanjung Raya, Agam, Sumatera Barat, Senin (15/4/2024). Kompas.com/ Suci Wulandari Putri Sarang madu lebah galo galo di Desa Wisata Koto Kaciak, Tanjung Raya, Agam, Sumatera Barat, Senin (15/4/2024).

Ciri-cirinya bisa dilihat dari warna kantung madu yang sudah coklat tua, dan kantungnya sudah menggembung.

Sedangkan kantung madu yang belum matang bisa dilihat dari bagian atas kantong yang tampak berbuih warna kuning.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com