Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/12/2022, 11:17 WIB

KOMPAS.com - Mentimun yang dijadikan aneka olahan makanan, memiliki banyak jenis. Sekilas aneka jenis timun memiliki tampilan yang hampir mirip. 

Namun, jika diliat lebih jelas ada perbedaan di antara jenis timun tersebut. Seperti timun jepang dengan timun lalap. Dilansir dari Majalah Saji / ED 417 JUL 2018 terbitan terbitan PT Gramedia Pustaka Utama, simak aneka jenis timun dan olahannya berikut ini. 

Baca juga:

1. Timun lokal 

Jenis timun yang pertama ini memiliki ukuran yang cukup panjang dan besar. Warna kulitnya putih dengan ujung yang hijau. Selain itu, ciri dari timun lokal adalah bijinya yang besar. 

Umumnya, timun lokal dihidangkan sebagai bahan masakan. 

2. Timun lalap 

Timun lalap memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan timun lokal. Biji di dalamnya tidak banyak dan biasa diolah menjadi lalapan atau campuran salad. 

Ilustrasi mentimun jepang, timun jepang atau kyuri.SHUTTERSTOCK/NISHIHAMA Ilustrasi mentimun jepang, timun jepang atau kyuri.

3. Timun jepang 

Timun jepang atau sebutan lainnya adalah kyuri. Ciri dari timun jepang adalah kulinya yang berwarna hijau pekat dan mudah dikenali. 

Timun jepang biasa digunakan sebagai campuran salad atau hiasan pada makanan. 

Ilustrasi timun suri. SHUTTERSTOCK/BAMBANG SUTIYOSO Ilustrasi timun suri.

4. Timun suri 

Saat bulan Ramadhan, timun suri biasa diolah menjadi aneka minuman segar saat berbuka puasa. Timun suri memiliki permukaan kulit yang halus dengan ukuran besar dan warna kulit kuning cerah. 

Ilustrasi timun fermentasi. UNSPLASH/REKA BIRO HORVATH Ilustrasi timun fermentasi.

5. Timun mini 

Dari mananya, mungkin sudah bisa ditebak ukuran dari timun ini. Timun mini biasa dijadikan lalapan atau acar yang segar. 

Majalah Saji / ED 417 JUL 2018 terbitan terbitan PT Gramedia Pustaka Utama bisa dibeli di Gramedia.com

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Foodplace (@my.foodplace)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+