Kompas.com - 06/07/2022, 15:03 WIB

KOMPAS.com - Jenis potongan daging sapi ada banyak. Biasanya, jenis potongan dibagi berdasarkan lokasi daging atau tulang pada sapi. 

Setiap potongan daging sapi ini memiliki karakter tekstur yang berbeda, sehingga belum tentu cocok untuk semua masakan. 

Tekstur potongan daging sapi juga berpengaruh pada durasi masak agar daging empuk, mudah dikunyah, dan menyerap bumbu. 

Simak informasi dari Cookpad Indonesia mengenai tujuh jenis potongan daging sapi yang umum di Indonesia.

Selain itu juga terdapat rekomendasi masakan yang cocok untuk potongan daging sapi tersebut. 

Baca juga:

1. Has luar 

Daging has luas adalah potongan daging sapi dari bagian bawah iga sampai ke luar has dalam. 

Potongan daging has luar bisa dimasak dalam tempo cepat. Olahan ini cocok untuk masak steak atau semur. 

2. Has dalam 

Potongan daging sapi dai bagian tengah badan. Has dalam adalah daging paling lembut dan paling mahal. Sebab, hampir tidak ada lemak dan otot pada bagian ini. 

Selain itu, dibanding potongan daging lainnya, jumlah has dalam terbilang sedikit. 

Daging has dalam cocok untuk masak soto, semur, dan aneka tumisan yang tidak perlu dimasak lama. 

Baca juga: Rekomendasi Waktu Olah Daging Kurban Terbaik Pada Musim PMK

3. Sandung lamur 

Sandung lamur terbilang populer di Indonesia untuk masak soto, rawon, dan bakso. Bagian sandung lamur berasal dari bagian dada bawah sapi. 

Tekstur sandung lamur lebih lembut ketimbang sengkel, sehingga bisa dimasak dalam durasi singkat. 

4. Sengkel 

Selain sandung lamur, bagian daging sapi lain yang populer di Indonesia ada sengkel. Sengkel berasal dari bagian depan atas kaki sapi. Tekstur sengkel berada di tengah, tidak alot tetapi tidak lembut. 

Sengkel terbilang bagian daging serbaguna yang bisa dimanfaatkan jadi brebagai makanan khas Indonesia, seperti rendang, sup, soto, rawon, dan bakso. 

Durasi masak sengkel agak lebih lama ketimbang has luar, has dalam, dan sandung lamur. 

Baca juga: 10 Resep Olahan Daging Kambing Tanpa Santan untuk Idul Adha

5. Buntut sapi 

Ilustrasi buntut sapi segar. Bagian ini biasanya dimasak jadi sup buntut. SHUTTERSTOCK/ANGEL SIMON Ilustrasi buntut sapi segar. Bagian ini biasanya dimasak jadi sup buntut.

Seperti namanya, bagian ini diambil dai bagian tulang ekor sapi. 

Potongan buntut sapi banyak daging, yang bila dimasak dalam waktu lama akan empuk dan lezat karena campuran kaldu tulang.

Oleh karena itu bagian buntut sapi cocok untuk dimasak makanan berkuah seperti sup buntut. Setelah direbus, buntut sapi juga bisa dibakar dengan olesan bumbu. 

6. Short ribs atau iga pendek 

Potongan iga sapi yang lebih pendek dengan menyertakan sedikit tulang rusuk. Bagian ini cocok diolah menjadi berbagai makanan berkuah khas Indonesia seperti sup konro, tengkleng, dan brenebon atau sup kacang merah. 

Iga pendek yang dimasak dengan cara dipresto, juga cocok diolah kembali dengan cara bakar atau barbeque.

Baca juga: Resep Rica-rica Daging Kambing, Hidangkan untuk Menu Idul Adha Spesial

7. Tetelan 

Ssisa daging dan lemak yang tertinggal di tulang sapi, bisa kembali dimanfaatkan menjadi kaldu. 

Tetelan harus dimasak dalam waktu lama agar lunak dan mudah dikunyah. Tetelan tak kalah nikmat dengan daging, jika dimasak dengan benar.  

Baca juga:

 


Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.