Kompas.com - 29/06/2022, 20:06 WIB

KOMPAS.com - Baklava adalah makanan penutup tradisional populer dari Turki atau Turkiye. Rasa baklava manis legit, kaya rasa, dan teksturnya renyah.

Resep baklava bervariasi, dikutip dari Myrecipes.com, terdapat bahan penting yaitu lembaran filo, sirup manis (campuran madu, jus dan rempah-rempah), kacang-kacangan yang seringkali pistachio, dan mentega.

Seperti kue pastry lainnya, baklava dibuat dengan mengoleskan mentega dalam beberapa lembaran tipis filo, ditambahkan kacang, gula, dan rempah.

Baklava kemudian dipanggang, setelah itu disiram sirup berbahan dasar madu, dibiarkan hingga meresap ke dalam lapisan yang ditumpuk.

Baca juga:

Ada berbagai macam isian kacang selain pistachio, dikutip dari laman Dishesorigin.com, contohnya kenari, hazelnut, atau kombinasi dari berbagai kacang.

Selain itu beberapa baklava memiliki isian krim dan dibuat dengan susu juga. Baklava dapat dipotong menjadi berbagai bentuk dan ukuran, bahkan digulung.

Asal-usul baklava

Asal-usul baklava dahulu dikembangkan di dapur Kerajaan Topkapi kemudian berhasil dimasak dengan cara dipanggang setelah penaklukan Konstantinopel.

Sementara buku catatan dapur dengan resep baklava ditemukan sekitar 1473.

Dahulu baklava tidak dipanggang seperti saat ini, orang-orang memasaknya dengan cara berbeda.

Orang Turkiye pertama yang memasuki Anatolia adalah kaum nomaden, jadi tidak mungkin untuk memanggang roti dalam oven.

Baca juga:

Dikutip dari laman, Dishesorigin.com, pada abad ke-11 disebutkan secara tertulis dalam buku Ziyat Akkoyunlu, bahwa orang Turkiye nomaden menemukan cara terbaik untuk memasak adonan baklava.

Caranya dengan menggulung atau merenggangkan adonan baklava setipis mungkin dan memanggangnya di atas api.

Makanan yang Mirip Baklava

Yunani juga memiliki hidangan penutup mirip dengan baklava. Cara membuat roti pipih tidak beragi kemudian diisi kacang cincang dan madu, sudah ada sejak abad delapan sebelum masehi selama Kekaisaran Asyur.

Baklava modern kemmungkinan telah ditemukan di Turkiye, tepatnya pada masa Kekaisaran Ottoman, kemudian dimodifikasi di Yunani.

Banyak negara Mediterania memiliki resep baklava versi daerah tersebut dengan kreasi yang berbeda satu sama lain.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Foodplace (@my.foodplace)

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.