Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Itu Dimsum, Kudapan Tradisional China Teman Minum Teh?

Kompas.com - 20/05/2022, 08:06 WIB
Krisda Tiofani,
Yuharrani Aisyah

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tidak sedikit makanan asal China yang populer di Indonesia. Sebut saja puyunghai, capcai, dan dimsum.

Jauh sebelum dikenal luas di Indonesia, berbagai makanan khas China ini sudah dibuat dan diperjualbelikan.

Dimsum, misalnya. Dilansir dari My Recipesdimsum mulai dikenal pada 618-908 masehi melalui jurnal para pelancong dan pedagang asing di sekitar Silk Road atau jalur perdagangan.

Selama periode akhir Dinasti Tang tersebut, berbagai kedai teh mulai menyediakan camilan berupa dimsum bagi para pedangan dan wisatawan.

Itu sebabnya, tak heran bila dimsum memiliki kaitan erat dengan yum cha atau tradisi minum teh di China yang sudah berlangsung sejak dua ribu tahun lalu.

Tradisi minum teh ini sendiri pertama kali dimulai oleh suku-suku China lokal yang tinggal di sepanjang perbatasan dengan India.

Baca juga:

Dari kaki lima hingga restoran 

Ilustrasi dimsum. shutterstock/Harinnita Detta Ilustrasi dimsum.

Arti dimsum merujuk pada suatu hidangan berukuran kecil yang bisa disantap dalam satu kali gigitan.

Ada beberapa macam dimsum, yakni siu mai, har gao, bao xi, xiao long bao, chun juan, lu ma gai, dan zheng feng shua. 

Selain disajikan sebagai pelengkap minum teh, berbagai jenis dimsum ini juga biasa dihidangan sebagai sarapan dan camilan saat siang hari.

Ilustrasi bakpao isi ayam. SHUTTERSTOCK/Elena Zajchikova Ilustrasi bakpao isi ayam.

Dimsum bisa ditemukan dengan mudah di banyak tempat makan, mulai dari kaki lima hingga restoran di China.

Kepopuleran dimsum diperkirakan dimulai pada abad ke-19, di mana dimsum mulai hadir dalam daftar menu di banyak restoran.

Pada abad yang sama, dimsum juga mulai dikenal luas di Barat, seperti dikutip The Spruce Eats.

Penyajian dimsum di restoran China cukup unik. Dimsum biasanya akan disajikan dalam keadaan hangat di keranjang bambu. 

Jika memesan berbagai jenis dimsum, restoran akan menyajikan dimsum kukus terlebih dahulu, menyusul dimsum goreng sebagai penutup.

Hal tersebut bertujuan untuk memberi ruang dalam perut untuk menyantap makanan yang lebih berat seperti gorengan.

Baca juga:

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Foodplace (@my.foodplace)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com