Kompas.com - 13/05/2022, 17:11 WIB

KOMPAS.com - Membersihkan hewan laut seperti ikan kembung dan ikan bawal sepertinya sudah umum dilakukan bagi sebagian orang. Namun, lain halnya dengan ikan pari yang jarang ditemui di pasaran.

Ikan pari memiliki bentuk dan struktur tubuh yang jauh berbeda dari ikan laut pada umumnya.

Tidak hanya itu, cara membersihkan pari juga berbeda dengan ikan, baik dari segi teknik potong dan pisau yang digunakan.

Pari merupakan salah satu jenis ikan laut yang dijual di usaha ikan laut segar Aiting Seafood.

Jenis pari yang dijual yakni pari cingir dan pari bunga, dua kelompok pari yang tidak dilindungi dan bebas konsumsi.

Pengelola bidang operasional Aiting Seafood Slamet Asrori mengatakan ada tiga hal yang perlu diperhatikan saat mengolah ikan pari, baik dari cara membersihkan dan filet daging ikan.

Baca juga:

1. Bersihkan sisik dan buang ekor pari

Meskipun bagian kulit luar pari berbeda dengan ikan yang bersisik, tetapi bukan berarti pari tidak punya sisik.

Pada bagian luar pari terdapat bagian sisik yang sedikit kasar, kamu bisa menggunakan pisau tajam untuk membersihkannya.

"Bagian luarnya paling dikerok menggunakan pisau, karena dia juga ada bagian yang kasar," kata Slamet saat ditemui oleh Kompas.com di studi Foodplace Kompas.com pada Senin (9/5/2022).

Setelah sisik pari dibersihkan, langkah selanjutnya yaitu potong dan buang bagian ekor pari.

"Ekor pari tidak bisa dimakan karena keras, jadi dibuang," katanya.

Baca juga: Resep Ikan Pe Cabe Ijo, Olahan Ikan Pari Asap yang Sedap

2. Buang tulang pari

Slamet mengatakan tulang pari berada di bagian tengah atas, tepatnya pada bagian kulit yang keras.

Kamu memerlukan pisau khusus mengiris pari untuk mengeluarkan tulang dari badan pari.

"Filet bagian atasnya dulu, karena tulangnya di sana. Kita pakai pisau khusus pari berbentuk bulan sabit yang tajam," katanya.

Slamet mengatakan kulit yang keras pada bagian atas pari biasanya dimanfaakan untuk membuat dompet atau tas.

"Dagingnya cuma ada di bagian sayapnya saja," katanya.

Baca juga: Pari Bakar untuk Sajian Buka Puasa di Restoran Ini

Ilustrasi soto ikan pari. SHUTTERSTOCK/Elly Suhailee Ilustrasi soto ikan pari.

3. Filet daging pari

Setelah tulang ikan pari diangkat, kamu dapat memotong daging pari sesuai selerea.

Slamet mengatakan biasanya usaha ikan laut segar Aiting Seafood menjual ikan pari dalam keadaan utuh. Tetapi ada juga beberapa pembeli yang minta agar daging pari dipotong.

"Kalau untuk dibakar, daging pari potongannya panjang dan agak lebar. Ada juga yang potong dadu, ini biasanya untuk olahan bumbu tauco," katanya. 

Baca juga:

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Foodplace (@my.foodplace)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.