Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/01/2022, 10:35 WIB

KOMPAS.com - Jeruk mandarin merupakan salah satu makanan yang selalu tersedia pada perayaan Imlek.

Namun, penamaan "mandarin" pada jeruk ini bukan menunjukkan asal buah tropis tersebut ditanam, melainkan orang yang membawanya.

Pada abad ke-19, masyarakat China, tepatnya Kanton, memperkenalkan jeruk mandarin ke bagian Barat.

Melansir Singapore Infopedia, kata "mandarin" kemungkinan besar merupakan acuan untuk pemerintah China di sana.

Jeruk mandarin kemudian semakin populer dan mulai menyebar ke Amerika Serikat, Australia, dan hampir semua wilayah tropis dan subtropis di dunia.

Baca juga:

Namun, kenapa jeruk mandarin identik dengan Imlek?

Jeruk mandarin termasuk makanan sumber vitamin dan mineral. Selain dikonsumsi dalam keadaan segar, buah ini juga umum dikemas kalengan atau diolah menjadi jus.

Orang China mengganggap jeruk mandarin sebagai simbol keberuntungan. Ini merupakan alasan utama kenapa buah bernama ilmiah citrus reticulata ini banyak disajikan kala Imlek tiba.

Selain itu, pengucapan jeruk mandarin juga sekilas terdengar sama dengan kata "emas" dalam bahasa China.

Juzi dalam bahasa China berarti jeruk mandarin, sementara jinzi dalam bahasa yang sama, berarti emas.

Mengutip Myrecipeshal itu berarti bahwa memiliki jeruk mandarin di rumah saat Imlek, akan membawa kekayaan dalam hidup.

Harapan jeruk mandarin bisa menghantarkan rezeki juga berlaku untuk pohonnya. Pohon jeruk mandarin umum ditemukan di pintu pusat perbelanjaan.

Baca juga:

Entah pohon asli atau artifisial, pohon jeruk mandarin yang diletakkan di depan pintu, dipercaya membawa lebih banyak keberuntungan untuk bisnis yang dibangun. Semakin banyak buah pohonnya, semakin baik artiannya.

Tak hanya itu saja, jeruk mandarin juga kerap disematkan bersama angpau. Penerima angpau umumnya adalah orang yang belum menikah.

Pemberian angpau bersama jeruk mandarin, dipercaya dapat mempermanis kesepakatan dan meningkatkan faktor keberuntungan.

Tidak harus angpau, jeruk mandarin juga bisa disematkan bersama barang lainnya, seperti sekaleng kue atau sekotak cokelat.

Apapun pendamping hantarannya, jeruk mandarin yang diberikan harus lengkap bersama batang dan daun yang menempel.

Selain berfungsi untuk menjaga kesegaran buah, batang dan daun juga mewakili harapan panjang umur dan kesuburan bagi penerimanya.

Baca juga:

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Foodplace (@my.foodplace)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+