Kompas.com - 19/01/2022, 19:09 WIB

KOMPAS.com - Tak sedikit usaha makanan yang terkena dampak negatif pandemi Covid-19 mulai 2020 lalu. Salah satunya adalah Diadon Cakes, usaha aneka kue di Gading Serpong, Tangerang.

Pemilik Diadon Cakes Angella Dumais menyampaikan, toko kue miliknya yang sudah dibangun sejak 2010 itu hampir tutup akibat sepinya orderan saat pandemi.

"Waktu itu tuh kita kehilangan 70 persen dari pendapatan sampai saya harus mengeluarkan 12 karyawan ya," kata Angella saat dihubungi Kompas.com, Selasa (18/1/2022).

"Jadi kita mulai lagi kayak dulu, kita mulai dari tiga orang. Benar-benar deh waktu itu setengah mati banget, mau bayar tempat aja kayaknya susah banget," tambahnya.

Angella kemudian mulai menggunakan TikTok, aplikasi video musik pendek, untuk mengisi waktu luangnya dan membagikan beragam tips masak.

"Saya pikir-pikir ya daripada kita tidak ada orderan, mending saya ajarin orang. Jadi selama pandemi itu kan susah dapat orderan juga soalnya orang gak mau ke luar. Akhirnya yaudah saya sharing pengalaman, sharing resep," tutur Angella.

Baca juga:

Buka kelas belajar baking online

Angella Dumais, pemilik Diadon Cakes yang berhasil bangkit karena TikTok. DOK. Instagram @diadon.cakes Angella Dumais, pemilik Diadon Cakes yang berhasil bangkit karena TikTok.

Kelas belajar memasak, khususnya baking, via daring pun mulai dibuka oleh Angella. Awalnya, peminat kelas ini tak begitu banyak. Hanya satu dua orang saja.

"Buka kelas tidak ada yang ikut, ada yang ikut cuma satu doang sampai akhirnya sekarang bisa puluhan dan ratusan malah," kata Angella.

Peningkatan jumlah peminat kelas baking tersebut membuat dirinya harus membuka kelas dengan jadwal tertentu. Harapannya, materi bisa tersampaikan dengan baik di kelas yang sudah terjadwal.

"Jadi saya bikin namanya in house training, di mana kita sendiri yang mengajar peserta dengan resep yang ada di sini," kata pemilik akun TikTok @angelladumais itu.

Peserta kelas baking Diadon Cakes datang dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri.

Biaya kelas baking yang diinisiasi Angella dimulai dari Rp 300.000 hingga Rp 850.000 untuk kelas lapis legit.

"Tadinya saya buka Rp 450.000 (untuk lapis legit), ditegur sama teman-teman lain karena sebenarnya untuk kelas lapis legit di luar itu harganya Rp 1,2 juta," tuturnya.

Menurut Angella, selain membantu kelangsungan bisnis Diadon Cakes, kelas baking juga dapat menambah pengetahuan memasak dirinya.

"Justru jadi tambah ilmu ya bukan yang berkurang ilmunya karena dengan adanya kelas ini kan kita jadinya harus cobain materi baru, terus kita harus bikin trial and error," kata Angella.

Baca juga:

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.