Kompas.com - 04/12/2021, 15:07 WIB
ilustrasi mi kuah. SHUTTERSTOCK/Imam Ainudin Firmansyahilustrasi mi kuah.

KOMPAS.com - Mi merupakan salah satu comfort food bagi banyak orang. Sajian ini bisa dinikmati kapan saja, mulai dari pagi hari hingga tengah malam.

Cara makan mi yang paling umum adalah dengan menyeruputnya. Kamu bisa menggunakan garpu atau sumpit untuk menyantap mi.

Food blogger sekaligus Instagram influencer Prawnche mengatakan, cara makan mi yang tepat ialah dengan mencicipi mi terlebih dahulu tanpa campuran apa pun.

"Ketika kamu sampai ke kedai mi yang baru kamu coba, kamu harus cobain dulu minya kayak gimana. Jangan langsung dituang sambal, kan ada yang suka sambal banget tuh," kata Prawnche dalam acara peluncuran Jakarta Food Map Noodles, Jumat (4/12/2021).

Prawnche melanjutkan, tambahan topping atau bumbu dalam mi yang terlalu banyak bisa menghilangkan cita rasa asli mi itu sendiri.

"Cicip dulu mi aslinya sudah asin belum. Takutnya ada yang taruh kondimen-kondimen itu jadinya merusak rasa si toko (mi)," tambahnya.

Baca juga:

Ilustrasi mie tek-tek kuah pedas.SHUTTERSTOCK/ LIS_SULASTRI Ilustrasi mie tek-tek kuah pedas.

Menurut Pranwnche, salah satu ciri mi berkualitas dilihat dari teksturnya. Mi dengan tekstur tidak terlalu lembek dinilainya sebagai tekstur mi terbaik.

Namun, tekstur mi umumnya tidak bertahan lama. Mi akan menjadi lembek jika terlalu lama didiamkan setelah dimasak.

Prawnche menuturkan bahwa sebaiknya mi langsung disantap ketika baru disajikan atau selesai dimasak.

Saat ini tak sedikit orang yang saat ini mengorbankan waktu makan mi yang tepat demi mengambil konten makanan.

"Makannya panas-panas, jangan kelamaan foto dan video. Saya sebagai content creator dulu kan lama banget tetapi saya belajar, kita ya kalau konten ya konten tetapi sebentar saja jangan merusak makannya," ujar Prawnche.

"Makanan kan kalau sudah dingin, sudah mengembang, tidak seenak biasanya," pungkasnya.

Sementara itu, Kevindra Soematri, seorang penggiat kuliner mengatakan, menyantap mi bersama teman atau keluarga merupakan salah satu tips khusus menyantap mi agar lebih nikmat.

"Ketika kami datang ke tempat mi ini jarang sekali melihat orang makan mi sendirian, kalaupun dia sendiri, pasti tiba-tiba ngobrol dengan orang di sebelahnya, itu sih yang sering terjadi," ucap Kevindra.

"Buat saya, itu menambah kenikmatan. Menyantap mi bersama orang itu kalau dari segi  psikologis supaya lebih nyaman," sambungnya.

Baca juga:

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Foodplace (@my.foodplace)

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.