Kompas.com - 25/11/2021, 20:11 WIB
Ilustrasi jadah dan wajik untuk hantaran pernikahan. SHUTTERSTOCK/ M. Rinandar TasyaIlustrasi jadah dan wajik untuk hantaran pernikahan.
Penulis Lea Lyliana
|

KOMPAS.com - Jajanan tradisonal tak hanya disantap sebagai camilan, tapi juga digunakan untuk hantaran pernikahan dan lamaran. 

Kendati demikian, jajanan tradisional yang dibawa untuk hantaran tiap daerah berbeda-beda. Di Jawa Tengah dan Yogyakarta, umumnya menggunakan jajanan tradisional yang terbuat dari beras ketan. 

Melalui sambungan telepon, Anita Mustafa, pemiliki usaha jajanan hantaran Qila Snack, membagikan beberapa jenis kudapan yang umum dipesan untuk hantaran. Berikut uriannya.

Baca juga:

1. Wajik 

Wajik merupakan salah satu jajanan tradisional yang umum dibawa untuk hantaran pernikahan Jawa. Jajanan ini terbuat dari beras ketan dan gula merah yang dimasak cukup lama. 

"Biasanya kalau nikahan itu wajik sama jadah," tutur Anita kepada Kompas.com, Jumat (19/11/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Biasanya, wajik dibentuk sedemikian rupa lalu ditambahkan dengan jadah untuk hiasanya. Pengemasannya bisa memakai nampan, boks mika, atau kotak hantaran dari kayu. 

Ilustrasi jadah yang dibungkus daun pisang. SHUTTERSTOCK/ Benny Kristiantoro Ilustrasi jadah yang dibungkus daun pisang.

2. Jadah 

Selain wajik, jadah juga umum digunakan untuk hantaran pernikahan. Menurut Anita, dua jajanan tersebut paling banyak dipesan. 

Berbeda dengan wajik yang rasanya manis, cita rasa jadah justru cenderung gurih. Pasalnya jajanan ini terbuat dari beras ketan dan campuran kelapa parut. 

Baca juga:

3. Jenang

Ilustrasi dodol atau jenang.DOK. SHUTTERSTOCK Ilustrasi dodol atau jenang.

Jenang merupakan jajanan tradisional yang bentuknya mirip seperti dodol. Kudapan ini terbuat dari beras ketan dan gula merah. Tekstur kudapannya kenyal dan rasanya manis. 

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.