Kompas.com - 18/10/2021, 20:04 WIB
Ilustrasi set pisau dapur. SHUTTERSTOCK/MIRAGEARTIlustrasi set pisau dapur.

KOMPAS.com - Pisau merupakan benda penting yang harus dimiliki setiap orang di dapur rumahnya.

Selain itu, bagi mereka yang berprofesi sebagai koki atau juru masak, pisau menjadi salah satu “alat perang” yang wajib ada.

Baca juga: 7 Jenis Pisau Dapur dan Fungsinya, Sudah Punya di Rumah?

Pisau sendiri memiliki berbagai jenis, sehingga umumnya di dapur pisau tidak hanya tersedia satu atau dua saja, tetapi lebih dari itu.

Pisau-pisau tersebut pun memiliki bahan dasar yang berbeda-beda.

Berikut beberapa bahan dasar yang umum digunakan untuk pisau dapur dilansir dari berbagai sumber.

1. Carbon steel

Bahan yang pertama yaitu carbon steel atau baja karbon. Dilansir dari Kitchen Rank, bahan ini telah digunakan selama berabad-abad untuk membuat pisau dapur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahan ini merupakan besi dengan baja karbon yang ditambahkan. Penambahan karbon ke dalam baja membuat lebih kuat dan menjaga tepi pisau agar sangat tajam lebih lama.

Namun, hal ini juga rentan terhadap karat apabila tidak dirawat dengan benar dilansir dari NBC News.

Baca juga: 5 Cara Rawat Pisau agar Tidak Mudah Tumpul

Pisau dengan bahan ini banyak disukai orang karena walaupun lebih murah tetapi bisa stabil dan tahan lama.

Pisau dapur yang terbuat dari baja karbon sangat ideal untuk orang yang mencari pisau dengan tepi yang sangat tajam, kuat, dan tahan lama.

Ilustrasi pisau daging. Dok. Shutterstock/ Novac Vitali Ilustrasi pisau daging.

2. Stainless steel

Bahan berikutnya yang digunakan pada pisau dapur yaitu stainless steel. Bahan ini merupakan tipe yang lebih mudah diasah tetapi bagian tepinya dapat menumpul lebih cepat.

Stainless steel ditemukan pada abad ke-20 dan dengan cepat menjadi salah satu bahan yang paling disukai untuk membuat pisau dapur.

Stainless steel pada dasarnya adalah baja karbon, dengan beberapa kromium yang ditambahkan ke dalamnya.

Bahan ini lebih kuat dan lebih tahan lama daripada baja karbon. Selain itu, tahan terhadap karat, korosi, dan perubahan warna.

Baca juga: Cara Asah Pisau dengan Cangkir Keramik, Akali Pisau Tumpul Saat Mau Masak

Bahan stainless steel juga menimbulkan korosi pada tingkat yang lebih lambat ketika terkena makanan asam.

Namun, pisau yang terbuat dari stainless steel harus dikeringkan sepenuhnya setelah dicuci.

Hal ini berguna untuk melindungi dari kelembaban, asam, dan garam yang dapat menyebabkan korosi.

Ilustrasi pisau dapurUnsplash/Nathan Dumlao Ilustrasi pisau dapur

3. High carbon stainless steel

Bahan ketiga yang digunakan yaitu high carbon stainless steel. Bahan ini tergolong bahan yang relatif baru dengan menggabungkan baja karbon dan baja kromium-molibdenum.

Bahan ini termasuk bahan yang tahan terhadap karat, perubahan warna, dan korosi. Tidak hanya itu, bahan ini juga tidak bereaksi ketika terkena asam

High carbon stainless steel memiliki tepi yang tajam untuk waktu yang lama. Perawatannya juga akan lebih mudah.

Baca juga: Cara Tajamkan Pisau Pakai Batu Asahan, Supaya Lancar Potong Daging

Pisau yang terbuat dari bahan ini banyak disukai oleh koki profesional dan sangat mahal.

Selain itu merupakan pisau terbaik untuk memotong daging karena sangat tajam, dapat diandalkan, dan tahan lama.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.