Kompas.com - 04/10/2021, 22:07 WIB
Ilustrasi hamper jajan pasar dari 15MinutesCooking. INSTAGRAM/ 15minutescooking_indIlustrasi hamper jajan pasar dari 15MinutesCooking.
Penulis Lea Lyliana
|

KOMPAS.com - Baru-baru ini banyak orang memesan hamper untuk dikirim ke kelurga atau kerabat dekat. Khususnya pada momen penting, seperti hari raya atau perayaan spesial.

Terdapat beragam varian hamper yang dapat dipesan. Salah satunya adalah hamper jajan pasar. 

Sama seperti hamper kebanyakan, hamper jajan pasar pun mengalami pasang surut penjualan. Walau demikian ada beberapa waktu di mana hamper jajan pasar ramai dipesan.

Baca juga:

Kapan hamper jajan pasar ramai dipesan?

Pemilik usaha hamper jajan pasar 15MinutesCooking, Wita Lawi, menyebut bahwa Idulfitri dan Natal adalah waktu di mana hamper jajan pasar banyak dipesan. 

"Aduh kita tuh kadang kalau udah masuk hari raya, Natal itu sudah peak season banget tuh," kata Wita kepada Kompas.com (30/09/2021). 

Bahkan di 15MinutesCooking sendiri, pada waktu tersebut, pengeluaran untuk jasa pengiriman sekitara delapan sampai 10 juta.

"Kadang sehari itu kita bisa mengeluarkan uang untuk bayar ojek daring atau pengiriman itu delapan sampai 10 juta," ungkap Wita. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ilustrasi hamper jajan pasar dari 15MinutesCooking. INSTAGRAM/ 15minutescooking_ind Ilustrasi hamper jajan pasar dari 15MinutesCooking.

Selain dua waktu tersebut, Imlek maupun perayaan seperti Hari Guru Nasional juga ramai pembeli.

"Lebaran, natal, atau Imlek itu peak season. Sama kalau pas ada event kayak Hari Guru gitu. Biasanya dari orang tua murid kirim untuk gurunya," jelasnya. 

Waktu lain yang tak kalah ramai yakni saat musim menikah. Pasalnya, pada waktu tersebut banyak orang memesan hamper jajan pasar untuk hantaran. 

"Peak season lagi itu kalau mendekati musim kawin. Karena kan banyak buat hantaran," papar Wita. 

Baca juga:

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.