Kompas.com - 30/09/2021, 17:03 WIB

KOMPAS.com - Genjer banyak diolah menjadi hidangan tumis dengan tambahan beragam kondimen.

"Kalau sayuran memang rata-rata paling ditumis lah. Soalnya kalau dibaked, sayuran lembek itu tidak cocok. Tumis dengan api tinggi itu bagus. Dapet tastenya, crunchynya dapet," kata Corporate Chef Parador Hotels & Resorts, Gatot Susanto kepada Kompas.com, Rabu (29/9/2021).

Meski begitu, Gatot mengatakan bahwa sebenarnya genjer bisa diolah menjadi beragam hidangan.

"Sebenarnya bisa diapain saja tetapi memang kalau buat campuran daging atau ayam, kurang match menurut saya. Beda sama brokoli, sama paprika ya itu agak keras dan teksturnya akan lebih lembek," ujar Gatot.

Mulai dari tumis genjer hingga mi genjer, simak lima olahan genjer yang disarankan oleh Gatot berikut ini.

Baca juga: Tips Kurangi Pahit Sayur Genjer, Gunakan Bahan Ini...

1. Tumis genjer

Sama seperti biasanya, Gatot juga menyarankan untuk mengolah genjer menjadi sajian tumis.

Gatot menyarankan, sebaiknya genjer ditumis dalam waktu cepat menggunakan api kompor tinggi.

"Sebentar itu ditumisnya. Umpamanya gini, bawang merah, cabai, terasi, udah langsung masuk saja, tumis pakai api tinggi tetapi harus cepat gerakannya karena kalau tidak akan gosong," kata Gatot.

Baca juga: Fakta Sayur Genjer yang Dikaitkan dengan G30S/PKI, Sejarah sampai Resep

Daun Genjer sebelum ditumisKompas.com/ gabriella wijaya Daun Genjer sebelum ditumis

2. Goreng genjer

Selanjutnya, genjer juga bisa disajikan sebagai lauk goreng yang gurih.

Gatot menyarankan, hidangan genjer goreng bisa dinamakan menjadi chicken genjer atau goreng genjer ayam.

"Bisa juga untuk crunchy, digoreng dulu sebentar dengan minyak panas, nanti tinggal disiram toping saus ayam atau saus daging begitu," tutur Gatot.

Baca juga: Sejarah Panjang Sayur Genjer, Makanan Wong Cilik Saat Krisis Pangan

3. Lodeh genjer

Bukan hanya tumis genjer atau goreng genjer, Gatot mengatakan, genjer juga cocok dijadikan sayur lodeh atau kari.

"Dibikin lodeh juga bisa atau kari genjer juga bisa tetapi ya masukkinnya nanti kalau sudah mau matang jadi gak terlalu lembek," kata Gatot.

Baca juga: Sejarah Panjang Sayur Genjer, Makanan Wong Cilik Saat Krisis Pangan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.