Kompas.com - 28/09/2021, 21:06 WIB
Ilustrasi hasil jadi fermentasi sayur kol atau sauerkraut khas Jerman. PEXELS/ ELEVATEIlustrasi hasil jadi fermentasi sayur kol atau sauerkraut khas Jerman.
Penulis Lea Lyliana
|

KOMPAS.com - Sauerkraut adalah fermentasi sayur kol ala Jerman. Sauerkraut mengandung bakteri baik yang bermanfaat bagi tubuh. 

Konsumsi sauerkraut dapat melancarkan pencernaan serta memperkuat sistem imun tubuh. Namun konsumsinya perlu dibatasi karena sauerkraut juga mengandung asam.

Lantas, berapa banyak konsumsi sauerkraut per hari? Berikut uraiannya. 

Baca juga:

Penyajian sauerkraut

Cara membuat sauerkraut cukup mudah. Selama prosesnya benar dan wadah yang digunakan bersih, sauerkraut akan awet dan enak.

Pada dasarnya, sauerkraut dapat dinikmati dan disajikan seperti kimchi. Kamu bisa menyantapnya begitu saja atau dimasak sebagai bahan pelengkap.  

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ilustrasi Sauerkraut atau fermentasi kol khas Jerman. SHUTTERSTOCK/ Melica Ilustrasi Sauerkraut atau fermentasi kol khas Jerman.

Melansir BBC Good Food, sauerkraut  segar cocok digunakan sebagai isian atau topping sandwich. Selain itu, bisa juga digunakan untuk pelengkap sosis panggang atau daging asap. 

Jika tak terlalu suka asin, kamu pun dapat membilasnya terlebih dulu sebelum disajikan.

Di luar daripada itu, sauerkraut pun dapat ditambahkan ke sup dan tumisan. Cara memasaknya sama seperti kimchi ataupun sawi asin. 

Namun perlu diketahui bahwa proses memasak dapat mengurangi kandungan nutrisi dalam sauerkraut. Rasanya pun bisa jadi sedikit berbeda.

Baca juga: Mengenal Durian Fermentasi Orang Melayu, Tempoyak

Batas konsumsi sauerkraut

Sauerkraut merupakan makanan yang kaya serat, seperti dikutip dari Live Strong. Namun mengonsumsinya terlalu banyak juga dapat menyebabakan masalah kesahatan, terutama gangguan pencernaan. 

Ilustrasi sauerkraut atau fermentasi kol khas Jerman. SHUTTERSTOCK/ Melica Ilustrasi sauerkraut atau fermentasi kol khas Jerman.

Menurut USDA, satu cangkir sauerkraut mengandung empat gram atau 16 persen serat yang dibutuhkan oleh tubuh. 

Walau demikian, konsumsi hariannya dibatasi setengah cangkir per hari atau sekitar 120 gram. Bahkan jika belum terbiasa mengonsumsi makanan fermentasi, dianjurkan untuk  nikmati sauerkraut secara bertahap.

Maksudnya dalam porsi kecil terlebih dulu, kemudian setelah beberapa hari menaikan porsinya. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Foodplace (@my.foodplace)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.