Kompas.com - 23/09/2021, 09:32 WIB
ilustrasi sayur dan buah, jenis produk nabati yang halal menurut LPPOM MUI. SHUTTERSTOCK/Iakov Filimonovilustrasi sayur dan buah, jenis produk nabati yang halal menurut LPPOM MUI.

KOMPAS.com - Ada tiga prinsip yang ditetapkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menentukan produk pangan halal..

"Suatu produk sudah disertifikasi halal, maka sebenarnya harus memenuhi tiga prinsip ini," tutur Dr Mulyorini Rahayuningsih, Advisor Direktorat Halal Audit Services LPPOM MUI dalam webinar “Food Fraud Prevention, dari Izin Edar hingga Label Halal", Selasa (21/9/2021).

Nantinya, tiga prinsip sertifikasi produk halal di sebuah perusahaan pangan akan diperiksa langsung oleh auditor atau Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI). 

Simak tiga prinsip sertifikasi produk halal MUI berikut ini.

Baca juga:

1. Kemampuan telusur

Untuk memastikan semua bahan dan sistem yang dilakukan oleh pelaku pangan adalah halal, auditor akan melakukan prinsip kemampuan telusur.

Selama menjalani prinsip kemampuan telusur, auditor akan memeriksa bahan, formula, fasilitas, dokumen pendukung, dan sistem manajemen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tujuan auditor melakukan kemampuan telusur adalah untuk mengetahui di mana produk pangan diproduksi dan bagaimana status kehalalannya.

Baca juga:

2. Autentikasi

Prinsip sertifikasi produk halal autentikasi dilakukan untuk memastikan tidak ada pemalsuan produk halal dengan produk haram dan menghindari terjadinya kontaminasi produk haram ke dalam produk halal.

Auditor akan melakukan analisis laboratorium untuk memastikan jenis produk tertentu, untuk melaksanakan prinsip sertifikasi produk halal autentikasi. 

Baca juga: Adakah Bahan Halal Pengganti Mirin untuk Masakan?

3. Sistem Jaminan Halal

Prinsip sertifikasi produk halal Sistem Jaminan Halal (SJH) dilakukan untuk menerapkan dan menilai SJH di suatu perusahaan pangan.

SJH bertujuan untuk mendapatkan jaminan bahwa selama berlakunya sertifikat halal dari MUI yang berlaku selama empat tahun tersebut tetap dilakukan halal dan dijaga kesinambungannya.

Baca juga: 7 Bumbu Masakan Jepang Bersertifikat Halal MUI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.