Kompas.com - 07/09/2021, 13:38 WIB
Ilustrasi makanan sehat. SHUTTERSTOCK/Tatjana BaibakovaIlustrasi makanan sehat.

KOMPAS.com - Donasi darah merupakan kegiatan menyumbangkan darah dari para donor untuk disalurkan kepada orang yang membutuhkan.

Setelah mendonasikan darah, beberapa kelompok atau panitia penyelenggara umumnya akan menyediakan makanan dan minuman bagi para donor.

Makanan setelah donasi darah yang paling umum ditemukan adalah roti, telur rebus, biskuit, dan bubur kacang hijau.

Namun, apakah makanan setelah donasi darah hanya terbatas pada beberapa makanan tersebut?

Donor darah bisa makan sesuai kebutuhan

Seorang dokter sekaligus ahli gizi masyarakat DR. dr. Tan Shot Yen, M. Hum mengatakan, tidak ada pantangan makan dan minum, baik sebelum atau sesudah donasi darah.

"Makan secukupnya sesuai kebutuhan. Tidak perlu jor-joran," kata Tan kepada Kompas.com, Senin (6/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga:

Menurut Tan, mengonsumsi suatu makanan pada hari yang sama saat mendonasikan darah, bukan berarti makanan tersebut akan langsung memproduksi darah. Sel darah manusia turn over-nya 90-100 hari.

Semua makanan, termasuk makanan berlemak, menurut Tan boleh saja dikonsumsi usai mendonasikan darah.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.