Kompas.com - 19/08/2021, 10:19 WIB
ilustrasi nasi putih. WIKIMEDIA/SAKURAI MIDORIilustrasi nasi putih.

KOMPAS.com - Kalimat "belum kenyang kalau belum makan nasi" cukup akrab bagi beberapa masyarakat Indonesia.

Menurut Dokter dan Ahli Gizi Masyarakat DR. dr. Tan Shot Yen, M.hum, kalimat tersebut sudah ada sejak masa pemerintahan Presiden Soeharto.

"Itulah orang Jawa. Sejarahnya panjang sejak pemerintahan Soeharto," kata Tan kepada Kompas.com, Jumat (13/8/2021).

Baca juga:

Ilustrasi nasi kotak untuk menu katering dengan isian lengkap. SHUTTERSTOCK/ Ika Rahma H Ilustrasi nasi kotak untuk menu katering dengan isian lengkap.

Makan nasi menjadi budaya sebagian orang Indonesia

Menurut berita Kompas.com yang tayang pada Selasa (16/10/18), program beras-isasi pada masa pemerintahan Presiden Soeharto membuat beras atau nasi dijadikan sebagai jenis makanan pokok yang banyak dikonsumsi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Memiliki pandangan serupa, Travelling Chef Wira Hardiansyah menuturkan, makan nasi sudah menjadi budaya bagi sebagian masyarakat Indonesia.

"Budaya kita kalau belum makan nasi, belum makan. Padahal, coba kalau kita makan gorengan jagung tiga buah aja, kenyang juga," tutur Wira dalam Webinar Cookpad #TetapKenyangTanpaNasi, Rabu (18/8/2021).

Baca juga:

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.