Kompas.com - 03/07/2021, 16:24 WIB
Ilustrasi madu shutterstockIlustrasi madu

KOMPAS.com – Madu merupakan produk alami yang dihasilkan dari lebah madu. Madu tak hanya memiliki rasa manis yang khas melainkan juga kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.

Di pasaran ada berbagai jenis madu berdasarkan jenis lebah produsennya serta nektar yang dijadikan sumber pakan mereka. Sebut saja madu kaliandra, madu kelengkeng, madu rambutan, dan lainnya.

Selain jenis-jenis madu tersebut, umum juga ditemukan di pasaran para penjual yang melakukan branding pada madu mereka dengan menyebutnya sebagai madu mentah.

Baca juga: 4 Jenis Madu yang Mudah Ditemukan di Pasaran, Mana Paling Baik?

Apa itu madu mentah?

“Madu mentah itu biasanya madu yang tidak mengalami pengolahan,” kata Ketua Kelompok Tani (KTH) Sadar Tani Muda Desa Bojongmurni Iyan Supriyadi ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (29/6/2021).

Iyan juga merupakan seorang peternak lebah madu di Eduwisata Lebah Madu Desa Bojongmurni, di kaki Gunung Pangrango.

“Tidak melalui proses pengolahan atau penanganan pasca-panen. Itu hanya panen, peras, saring, dan packing. Itu biasanya yang dibilang madu mentah,” tambah Iyan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 3 Cara Bedakan Madu Murni dengan Madu Oplosan, Tips dari Petani Lebah

Salah satu dari sejumlah frame sarang lebah dalam kotak ternak lebah madu yang ada di area budi daya lebah madu yang berada di lembah hutan kaki Gunung Pangrango di Desa Bojongmurni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Minggu (23/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Salah satu dari sejumlah frame sarang lebah dalam kotak ternak lebah madu yang ada di area budi daya lebah madu yang berada di lembah hutan kaki Gunung Pangrango di Desa Bojongmurni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Minggu (23/5/2021).

Beda pada pengemasan

Menurut Iyan, perbedaan antara madu mentah dengan madu lainnya hanya pada proses pengemasan.

Madu mentah benar-benar tak melalui proses apa pun, baik itu pasteurisasi, pengentalan, dan lainnya.

Alhasil madu yang dipasarkan juga masih benar-benar asli, seperti halnya madu yang berada dalam sarang lebah.

Seperti dikutip dari Healthline, madu mentah didapatkan dengan cara mengambil madu dari sarang lebah.

Madu kemudian hanya disaring saja untuk memisahkan madu dengan bahan lainnya seperti sarang lebah atau pun lebah mati.

Setelah disaring, madu mentah biasanya akan langsung dikemas dan juga dikonsumsi.

Ilustrasi madu yang dituang ke sendok. PIXABAY/ Steve Buissinne Ilustrasi madu yang dituang ke sendok.

Sementara madu komersial lainnya, umumnya sudah diproses sedemikian rupa. Salah satu yang paling umum adalah sudah melalui proses penurunan kadar air atau pengentalan.

“Untuk menurunkan kadar air. Biasanya kalau kita dapatkan di alam itu kadar airnya di angka 25 – 27 persen. Biasanya yang sering diminta konsumen itu madu yang punya tekstur kental, di kadar air 21-23 persen,” terang Iyan.

Maka dari itu, biasanya madu mentah yang benar-benar asli akan masih memiliki konsistensi yang cenderung cair. Sementara madu komersial biasa banyak yang konsistensinya sudah cukup kental.

“Paling bisa membedakan (madu biasa dan madu mentah) dari tekstur kekentalan. Madu mentah itu lebih cair. Dia kalau sudah hasil pengolahan biasanya lebih kental,” papar Iyan.

Baca juga: 5 Cara Salah Bedakan Madu Murni dan Palsu, Salah Satunya Tes Dikerubuti Semut

Halaman:


Sumber Healthline
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.