Kompas.com - 15/05/2021, 15:09 WIB

KOMPAS.com - Saat momen Lebaran ada banyak camilan menumpuk di rumah, dari nastar, kastangel, dodol, rengginang, emping, dan masih banyak lagi.

Spesialis gizi dr. Amalia Primahastuti , M.Gizi, Sp.GK dari Ikatan Dokter Indonesia menyarankan untuk merencanakan jadwal termasuk asupan camilan agar tidak berlebih dan berbahaya bagi tubuh.

Makan berlebihan terutama yang mengandung lemak jenuh disebutkan memberi dampak negatif bagi tubuh.

Hal tersebut dapat meningaktkan proses peradangan dalam tubuh dan menurunkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Resep Muffin Sehat Berserat dengan Air Fryer untuk Camilan Lebaran

"Jam makan sebaiknya teratur, termasuk camilan, kita tentukan sesuai dengan munculnya sinyal lapar, misalnya pada jam 10.00 dan 16.00 adalah waktu camilan," kata Amalia. dikutip dari ANTARA, Jumat (14/5/2021).

Amalia menyebutkan camilan yang mengandung tinggi gula, kalori, dan lemak sebaiknya dikonsumsi dalam batas wajar dan tidak terlalu dekat jam makan utama agar tidak menyebabkan kekenyangan.

Batas konsumsi gula termasuk dalam camilan yang direkomendasikan adalah tidak lebih dari 50 gram dalam satu hari.

Sementara lemak jenuh tidak lebih dari 10 persen total energi.

Baca juga: Resep Brownies Panggang Gluten Free, Masak Pakai Teflon

Ilustrasi rengginang yang siap disantap. SHUTTERSTOCK/UMAM57 Ilustrasi rengginang yang siap disantap.

Camilan yang mengandung banyak gula dapat membuat lebih cepat mengantuk serta obesitas. Hal ini juga berujung kepada penyakit darah tinggi, diabetes dan kolesterol tinggi.

Sementara camilan yang mengandung terlalu banyak garam dan perisa bisa membuat ketagihan dan terus menginginkan makanan yang gurih.

Sadar saat makan atau ngemil (mindful snacking) disarankan untuk diterapkan dalam hal ini. Sadar akan jenis, jumlah, bahan baku, dan nutrisi camilan yang dimakan.

Baca juga: Hitung Jumlah Kalori Berbagai Makanan Lebaran, dari Opor hingga Nastar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.