Kompas.com - 09/05/2021, 11:11 WIB
Ilustrasi santan alami dari sebutir kelapa segar. SHUTTERSTOCK/HOMELESSCUISINEIlustrasi santan alami dari sebutir kelapa segar.
Penulis Lea Lyliana
|

KOMPAS.com - Ada banyak masakan Indonesia yang dimasak dengan santan, misalnya opor dan rendang. Selain masakan gurih, bahkan dessert seperti kolak pun menggunakan santan. 

Walau terbilang mudah, nyatanya memasak hidangan dengan santan butuh ketelitian khusus. Jika tidak, santan menjadi pecah dan rasanya jika menyatu dengan hidangan. 

Baca juga: Tips Pilih Kelapa Tua dan Kelapa Muda untuk Santan

 

Berikut empat kesalahan saat memasak hidangan bersantan melansir dari "SajianKu VOL 15/I/2014: Serba-Serbi Menyiapkan Sajian Untuk Keluarga, Tips Menyajikan Sarapan Pagi" oleh Team Dapur Lezat terbitan PT Mediantara Infopersada.  

1. Tidak memahami jenis santan yang dipakai

Ilustrasi santan kental. SHUTTERSTOCK/ALGUS Ilustrasi santan kental.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada dua jenis santan yang bisa digunakan untuk memasak, yakni santan kental dan santan cair. Walau sama-sama santan, tetapi kedua santan ini berbeda cara penggunannya. 

Santan kental yang lebih pekat bisa digunakan untuk membuat sajian seperti nasi uduk atau aneka dessert berkuah santan. 

Sementara, santan cair bisa digunakan untuk memasak lodeh ataupun opor ayam. 

Baca juga: Beda Fungsi Santan Kental dan Santan Encer, Simak Tips Berikut

Meski begitu, ada pula resep yang menggunakan dua jenis santan sekaligus. Jika begitu, maka masaklah bahan menggunakan santan cair terlebih dulu. 

Kemudian, baru masukkan santan kental lalu masak sambil diaduk. 

2. Api terlalu besar

Santan tak boleh dimasak dengan api besar. Penggunaan api besar dapat membuat santan pecah dan rasanya tidak menyatu dengan hidangan. 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X