Kompas.com - 21/04/2021, 15:09 WIB
Ilustrasi kue kering yang sering hadir saat Lebaran. Dok. Shutterstock/Rido FadilahIlustrasi kue kering yang sering hadir saat Lebaran.


KOMPAS.com – Bagi kamu yang suka membuat aneka kue kering, memulai bisnis kue kering khususnya di bulan Ramadhan seperti ini bisa jadi salah satu pilihan.

Kamu tak memerlukan modal yang terlampau besar, dan saat ini pun pasarnya sedang dalam kondisi sangat bagus.

Banyak orang mencari kue kering untuk dijadikan hamper Lebaran sebagai pengganti tak bisa mudik tahun ini.

Untuk memulai bisnis kue kering, ada beberapa hal yang bisa kamu persiapkan sebelumnya.

Berikut ini seperti saran dari owner salah satu bisnis kue kering rumahan Enaz Cookies bernama Eny Kurniawati:

Baca juga: Adonan Menggumpal Bikin Nastar Gagal, Sebaiknya Bagaimana?

Ilustrasi kastengel tengah dicetak. Kue kastengel biasa disajikan saat Lebaran di Indonesia. SHUTTERSTOCK/ODUA IMAGES Ilustrasi kastengel tengah dicetak. Kue kastengel biasa disajikan saat Lebaran di Indonesia.

1. Susun rencana bisnis

“Yang pertama tentunya niat. Niat yang baik maksudnya niat untuk membahagiakan orang-orang yang kita cintai. Kalau niatnya sudah baik, Insyaallah Allah juga beri jalan,” kata Eny ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (20/4/2021).

Jika sudah berniat baik, saatnya jalankan rencanamu. Mulai susun perencanaan bisnis seperti apa yang kamu inginkan. Lalu petakan juga modal yang kamu miliki untuk memulai bisnis ini.

Baca juga: Bikin Kue Kering Lebaran, Lebih Enak Pakai Mentega atau Margarin?

2. Tidak perlu alat canggih

Selanjutnya, kamu bisa langsung mulai berbisnis. Kamu tak memerlukan alat yang canggih. Eny sendiri hanya menggunakan oven gas dan mixer sederhana ketika memulai bisnisnya pada 2015 lalu.

“Beli alat yang sederhana dulu saja. Kalau punya oven tangkring, ya pakai oven tangkring. Terus mixer-nya yang Rp 200.000 atau Rp 150.000 saja bisa. Satu saja cukup untuk kue kering,” jelas Eny.

Baca juga: 6 Tips Bikin Nastar Pakai Oven Tangkring, Anti Retak dan Tidak Gosong

Ilustrasi mengocok mentega dan gulaShutterstock Ilustrasi mengocok mentega dan gula

3. Tambah alat-alat secara perlahan

Kamu tidak memerlukan alat-alat yang canggih untuk membuat kue kering yang enak. Minimalisasi pengeluaran modal di awal dan tambah alat-alat secara perlahan.

Hal itu yang dilakukan Eny. Seiring dengan berjalannya waktu, ia mulai bisa menambah alat-alat pembuatan kue kering miliknya.

Pada 2021 ini, ia sudah bisa membeli dua buah oven deck dan satu mixer besar untuk meningkatkan produktivitasnya.

Dari yang awalnya hanya bisa membuat 350-400 stoples kue dalam satu periode Ramadhan, kini Eny bisa memproduksi sampai 700 stoples kue.

Baca juga: 7 Alat Bikin Kue untuk Baker Pemula, Kocokan Manual sampai Timbangan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X