Kompas.com - 19/04/2021, 15:03 WIB
Ilustrasi ubi jalar SHUTTERSTOCK/ AtlasStudioIlustrasi ubi jalar

KOMPAS.com - Ubi jalar atau ubi manis bisa menjadi pilihan ide memasak kue dan camilan. Di bulan puasa, ubi jalar bisa dijadikan bahan pembuat kolak, baik dipotong saja ataupun diolah menjadi biji salak.

Di pasaran, kamu dapat menemukan banyak ubi. Ada ubi kuning, ubi ungu, ubi merah, dan ubi cilembu.

Untuk mempermudah membeli ubi jalar, simak tips membeli jalar yang dijabarkan langsung oleh penjualnya, Zainal di Pasar Parung, Jawa Barat, saat dihubungi Kompas.com pada Senin (19/4/2021).

Baca juga: 4 Jenis Ubi Jalar, Mana yang Cocok untuk Kolak?

ilustrasi ubi jalarPIXABAY/BRETT_HONDOW ilustrasi ubi jalar

1. Pilih ubi dengan kulit mulus

Umumnya kulit ubi tidak mulus sempurna. Saat membeli ubi di pasaran, banyak yang masih dibalut tanah bekas tanam.

Namun, mulus yang dimaksud adalah bukan bebas dari tanah. Kulit ubi jalar yang mulus berarti tanpa bekas gigitan hama sawah.

Zainal menuturkan bahwa ubi jalar yang memiliki kulit mulus akan jauh dari penyakit. Ubi jalar yang memiliki kulit tidak mulus akan mengeluarkan rasa pahit.

Baca juga: Cara Kupas Ubi Jalar yang Mudah, Rebus Air Panas

ilustrasi ubi jalarPIXABAY/ALBANY COLLEY ilustrasi ubi jalar

2. Hindari ubi yang berlubang

Ubi yang tidak bagus biasanya akan memiliki lubang-lubang kecil pada bagian badannya.

Menurut Zainal, hal itu pertanda bahwa ubi sudah tercemar dengan penyakit dan tidak layak untuk dikonsumsi.

Lubang pada badan ubi jalar disebabkan oleh umur ubi yang sudah tua. Selain itu, tempat penyimpanan ubi yang salah pun memengaruhi kualitas ubi itu sendiri.

Meski begitu, bagian ubi yang berlubang dapat dipotong dan dibuang. Sementara, bagian lainnya bisa tetap digunakan.

Baca juga: 4 Tips Simpan Ubi Jalar agar Tahan 1 Bulan, Jangan Taruh Kulkas

Menurut penelitian, diet rendah protein dan tinggi karbohidrat memicu bermacam reaksi fisiologis yang melindungi kita dari penyakit-penyakit yang berhubungan dengan penuaan SHUTTERSTOCK/mama_mia Menurut penelitian, diet rendah protein dan tinggi karbohidrat memicu bermacam reaksi fisiologis yang melindungi kita dari penyakit-penyakit yang berhubungan dengan penuaan

3. Potong ujungnya

Kamu perlu memotong sedikit bagian ujung ubi jalar untuk mengetahui ubi tersebut bagus atau tidak.

Pastikan ujung ubi tersebut berwarna sesuai dengan jenisnya, baik itu putih, merah, oranye, atau ungu.

Baca juga: Resep Donat Ubi Jalar Panggang, Ide Camilan Enak dan Mudah Dibuat

Menurut penjual lain, Haji Rudi, ubi jalar yang tidak bagus akan memiliki bintik-bintik hitam pada bagian ujung badannya.

Sama seperti ubi yang berlubang, kamu juga dapat membuang bagian bintik-bintik pada ubi dan memanfaatkan bagian lain untuk dikonsumsi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X