Kompas.com - 18/04/2021, 13:07 WIB
Ilustrasi olahan ikan sarden kalengan. Dok. Shutterstock/SebeningPelangiIlustrasi olahan ikan sarden kalengan.

KOMPAS.com - Sarden jadi makanan andalan orang Indonesia yang hanya punya waktu sebentar untuk masak. 

Kini ada berbagai varian rasa dan ukuran sarden yang bisa ditemui mulai dari warung sekitar hingga pusat perbelanjaan besar.

Namun, bagaimana sebenarnya sarden tercipta? Melansir dari foodicles.com, berikut sejarah singkat tentang sarden atau ikan kalengan.

Baca juga: Cara Masak Ikan Sarden Bumbu Sederhana, Orak-arik Sarden

Awalnya, pada akhir tahun 1700-an, pemerintah Perancis membutuhkan solusi untuk makanan kering dan asap yang merusak bahkan menyebabkan penyakit defisiensi.

Saat itu merupakan masa perang dan militer sehingga orang membutuhkan nutrisi yang lebih baik untuk memiliki kekuatan yang lebih besar.

Jadi, pemerintah Perancis menawarkan hadiah 12.000 Franc atau sekitar Rp 31 juta kepada siapa saja yang dapat menciptakan metode pengawetan makanan yang lebih baik.

Baca juga: Cara Masak Sarden Kalengan, Coba Resep Nasi Bakar Sarden

Ikan di kaleng

Nicola Appert dikenal sebagai Bapak Pengalengan.

Appert adalah seorang juru masak profesional yang pindah dari Champagne ke Paris untuk membuka toko penganan yang menyimpan permen dalam gula menjadi kegemarannya.

Ia menemukan cara modern untuk mengawetkan sirup, selai, jus, produk susu, sup, dan sayuran, tanpa merusak rasa dan tekstur yang ada.

Setelah ia membagikan cara mengawetkan makanan, pemerintah Perancis menghadiahinya uang dan buku masak pertama di dunia dalam metode pengawetan makanan modern.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X