Kompas.com - 15/04/2021, 07:52 WIB
Petani memanen timun suri di Kunciran, Tangerang, Banten, Senin (21/05/2018). Timun suri menjadi salah satu buah favorit yang dijadikan bahan minuman untuk menu berbuka puasa. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIPetani memanen timun suri di Kunciran, Tangerang, Banten, Senin (21/05/2018). Timun suri menjadi salah satu buah favorit yang dijadikan bahan minuman untuk menu berbuka puasa.

KOMPAS.com - Tidak hanya ebak, timun suri juga memiliki manfaat bagi kesehatan manusia.

Menurut Deden Derajat Matra sebagai Dosen Agronomi dan Hortikultura Institut Pertanian Bogor, mengonsumsi timun suri dalam jumlah banyak tidak menimbulkan efek negatif. 

Merangkum buku "Timun Suti dan Blewah - Kandungan & Khasiat, Kumpulan Resep Minuman, Panduan Bertanam" (2012) karya Hendro Sunarjono dan Rita Ramayulis, penerbit Penebar Swadaya, berikut delapan khasiat mengonsumsi timun suri bagi tubuh manusia.

Baca juga: 3 Cara Pilih Timun Suri yang Bagus dan Segar

1. Mencegah dehidrasi

Berpuasa seharian berisiko terhadap kekurangan cairan.

Berkurangnya cairan disebabkan oleh adanya kehilangan keringat yang akan selalu diikuti dengan kekurangan elektrolit, termasuk kalium.

Karenanya, menjadikan timun suri sebagai salah satu asupan saat buka puasa merupakan hal yang tepat.

Kandungan  kalium pada timun suri sangat membantu seseorang untuk mencukupi kebutuhan kaliumnya.

Jika kekurangan cairan tidak segera diatasi, akan menimbulkan rasa lelah, kram otot, hingga berhalusinasi.

2. Baik untuk penderita asam urat

Kandungan air pada timun suri cukup tinggi. Dalam satu buah timun suri mengandung lebih dari sembilan puluh persen air.

Air tersebut dapat menjadi pelarut bagi mineral, vitamin B dan C, asam amino, serta glukosa dan molekul-molekul kecil lainnya sehingga dapat keluar masuk sel dengan baik.

Asam urat yang berlebihan dapat membentuk Kristal dan menyebabkan penyakit gout atau arthritis.

Asam urat dapat larut dalam air sehinggga konsumsi timun suri dapat melarutkan membantu melarutkan sisa metabolik tersebut.

Karena itu, penderita asam urat dianjurkan mengonsumsi timun suri sebagai alternatif kebutuhan air.

Baca juga: Cara Simpan Timun Suri, Lebih Bagus di Suhu Ruang atau Kulkas?

3. Berperan dalam penyembuhan luka dan perdarahan di bawah kulit dan gusi

Setiap mengonsumsi 100 gram timun suri, maka kebutuhan harian vitamin C pada seseorang bisa terpenuhi sepertiga bagiannya.

Timun suri biasanya dijual dan dikonsumsi dalam keadaan segar. Oleh karena itu, kandungan vitamin C yang ada di dalamnya pun relatif masih utuh.

Vitamin C berkaitan dengan pembentukan kolagen, yaitu senyawa yang memengaruhi integritas struktur sel di semua jaringan ikat.

Maka kandungan vitamin C pada timun suri dapat membantu menyembuhkan luka pada perdarahan kulit dan gusi.

4. Mengatur kerja jaringan otot

Tubuh manusia membutuhkan mineral makro berupa kalium dalam jumlah lebih dari 100 miligram per hari.

Kandungan pada tiap 100 gram timun suri mampu mencukupi jumlah kebutuhan kalium pada manusia tersebut.

Baca juga: Kenapa Timun Suri Banyak Muncul Saat Ramadhan?

Nantinya, kalium yang dibantu natrium akan mengatur tekanan osmotik dan keseimbangan asam-basa serta cairan sehingga mencegah terjadinya dehidrasi.

Saat keseimbangan tersebut sudah tepat, mineral akan berperan mengatur kerja jaringan otot, terutama otot jantung.

Selain itu, kalium dalam timun suri juga berperan menghantar impuls-impuls saraf sehingga mencegah terjadinya kram dan kejang otot.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X