Kompas.com - 13/04/2021, 15:07 WIB
Ilustrasi air fryer. SHUTTERSTOCK/ENJOY THE LIFEIlustrasi air fryer.

KOMPAS.com - Air fryer merupakan alat masak yang memanfaatkan udara sebagai medium mengalirkan sumber panas.

Dalam penggunaannya, air fryer hanya membutuhkan sedikit atau bahkan tidak membutuhkan minyak sama sekali.

Meski sudah ada sejak beberapa tahun belakangan, air fryer jadi tren di Indonesia sejak 2020. 

Alat ini tak lepas dari pro dan kontra, terutama dari segi kesehatan.  

Berikut kelebihan dan kekurangan memasak dengan air fryer yang dilansir dari medicalnewstoday.com.

Baca juga: Resep Keripik Kulit Kentang Pedas, Bisa Pakai Oven atau Air Fryer

Kelebihan memasak dengan air fryer

1. Dapat membantu penurunan berat badan

Mengonsumsi gorengan memiliki risiko obesitas yang lebih tinggi karena gorengan cenderung mengandung lemak dan kalori yang tinggi.

Beralih menyantap hidangan dengan banyak minyak menjadi hidangan tanpa minyak mampu mengurangi asupan lemak tidak sehat.

Hal ini dapat membantu penurunan berat badan.

Ilustrasi masak ayam menggunakan air fryer. SHUTTERSTOCK/LEUNGCHOPAN Ilustrasi masak ayam menggunakan air fryer.

2. Lebih aman daripada metode goreng pada umumnya

Umumnya, menggoreng membutuhkan minyak dalam jumlah banyak atau biasa disebut dengan teknik deep frying.

Memasak menggunakan teknik ini membutuhkan kehati-hatian yang ekstra mengingat terdapat risiko tumpah, terciprat, atau tanpa sengaja menyentuh minyak panas.

Karenanya, menggunakan air fryer dianggap lebih aman dibandingkan deep fry yang harus lebih berhati-hati untuk memastikan keamanan.

Baca juga: Resep Fudgy Brownies Pakai Air Fryer, Lebih Cepat Matang daripada Pakai Oven

3. Mengurangi risiko pembentukan akrilamida beracun

Menggoreng bahan makanan dengan minyak dapat menyebabkan berkembangnya senyawa berbahaya yang disebut akrilamida.

Menurut Cancer.org, menggoreng menjadi metode masak yang dapat memicu timbulnya senyawa organik akrilamida.

Meski belum diketahui pasti kaitan antara akrilamida dan kanker, namun mengonsumsi makanan dalam jumlah minyak berlebih harus tetap dihindari.

4. Mengurangi risiko penyakit

Memasak dengan banyak minyak serta mengonsumsi gorengan tradisional berpotensi menimbulkan kondisi kesehatan yang merugikan.

Karenanya, mengganti metode memasak dengan menggunakan sedikit minyak dapat mengurangi risiko seseorang terkena komplikasi tersebut.

Kekurangan memasak dengan air fryer

1. Tidak menjamin diet yang sehat

Salah satu daya tarik air fryer adalah tidak membutuhkan banyak minyak untuk menggoreng.

Ini bisa membuat mindset seseorang bahwa air fryer akan bekerja dengan baik dalam tubuh seseorang yang sedang diet. Namun, nyatanya tidak begitu.

Cara mendapatkan hasil diet terbaik, seseorang harus fokus pada pola makan yang dipenuhi dengan sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan protein tanpa lemak.

Bukan hanya kandungan minyak dalam makanan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X