Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/03/2021, 13:48 WIB

KOMPAS.com - Ada beragam jenis keju di dunia ini termasuk mozzarella yang dikenal sebagai keju leleh, biasa untuk piza.

Tidak semua keju dapat leleh layaknya mozzarella. Pasalnya, masing-masing jenis keju terbuat dari bahan berbeda dan memiliki kadar lembab yang beragam.

Mengutip Finecooking.com, beberapa faktor memengaruhi kemampuan leleh pada keju yaitu tingkat panas suhu dan kadar air dalam keju.

Baca juga: Pembuatan Keju Paling Berbahaya di Dunia, Pakai Belatung

Masing-masing keju punya titik panas leleh yang berbeda

Saat keju meleleh ada dua hal yang terjadi.

Pertama, saat suhu panas mencapai sekitar 32 derajat Celsius, lemak susu yang padat di dalam keju mulai mencair, keju melunak, dan butiran lemak yang leleh naik ke permukaan.

Kemudian saat suhu semakin panas, ikatan yang mengikat protein kasein dalam keju pecah, dan hancur. Kasein merupakan protein utama yang mengikat molekul dalam keju.

Terputusnya ikatan itu membuat keju berubah menjadi cairan yang kental.

Baca juga: Penjual Keju Ini Bakal Kena Denda Sampai Ratusan Juta, Kenapa?

 

Ilustrasi pizza margherita, pizza topping keju mozzarella. SHUTTERSTOCK/RATOV MAXIM Ilustrasi pizza margherita, pizza topping keju mozzarella.

Keju akan sepenuhnya meleleh saat panas mencapai suhu 54 derajat Celsius, untuk keju yang lembut seperti mozzarella.

Sementara keju yang lebih keras seperti cheddar dan keju swis baru meleleh pada suhu sekitar 65 derajat Celsius.

Adapun, keju yang keras dan kering seperti parmesan atau parmigiano reggiano baru meleleh saat suhu mencapai sekitar 82 derajat Celsius.

Baca juga: Cara Simpan Keju agar Tidak Jamuran, Jangan Bungkus dengan Plastik

Ilustrasi keju cheddar. Dok. Shutterstock/barmalini Ilustrasi keju cheddar.

Keju dengan kadar air tinggi lebih mudah meleleh

Keju yang memiliki kadar air tinggi, berarti tingkat kelembabannya juga tinggi.

Dalam keju lembab, susunan molekul protein berjarak longgar dan terisi dengan air, sehingga lebih mudah meleleh atau mencair ketimbang keju keras dan kering. 

Keju yang mengandung kadar air tinggi seperti mozzarella, cream cheese, dan keju brie.

Baca juga: Apa Bedanya Keju Cheddar Oranye dan Kuning?

Sementara, keju yang keras hanya mengandung sedikit air sehingga ketika meleleh, keju tidak sepenuhnya mencair.

Cheddar, keju swis, parmesan, dan parmigiano reggiano misalnya, memiliki tingkat kelembaban rendah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+