Kompas.com - 26/03/2021, 21:09 WIB
Penulis Lea Lyliana
|

KOMPAS.com - Salah satu tips supaya donat dan roti mengembang sempurna ialah menggunakan ragi kering instan. Sebelum digunakan ragi harus diaktifkan terlebih dulu.

Cara mengaktifkan ragi kering cukup sederhana. Hanya saja terkadang ada beberapa hal yang dilewatkan sehingga membuat ragi tidak aktif atau mati.

Berikut cara mengaktifkan ragi kering seperti dilansir dari The Spruce Eats.

Baca juga: Apa Bedanya Ragi Kering dan Instan? Kenali Jenis Ragi Berikut

1. Larutkan dengan air suam-suam kuku

Ilustrasi Ragi Instandok. shutterstock/Michelle Lee Photography Ilustrasi Ragi Instan

Ragi instan dapat diaktifkan dengan cara dilarutkan pada air suam-suam kuku. Suhu air yang dianjurkan ialah sekitar 40 derajat celcius. 

Jangan gunakan air yang terlalu panas karena dapat membuat raginya mati. Namun, jangan pula menggunakan air dingin karena tidak dapat membuat ragi instan aktif. 

Baca juga: 3 Bahan Pengganti Ragi untuk Roti, Perhatikan Takaran

2. Tambahkan gula 

Tambahkan gula pada ragi yang dilarutkan. Untuk takarannya tergantung resep roti yang dibuat.

Jika pada resep tidak membutuhkan banyak gula, maka gunakan sekitar 1/8 sendok teh saja. Namun jika ingin lebih manis, tambahkan gula sekitar 1/4 sampai satu sendok teh. 

Baca juga: Cara Simpan Ragi Instan yang Benar, Bekal Bikin Roti Mengembang

Dilansir dari The Kitchn, penambahan gula dapat membuat ragi instan bekerja lebih optimal, sehingga bisa membuat roti mengembang sempurna. 

Selain itu, gula juga dapat mengetahui apakah ragi masih aktif atau tidak. Ragi yang aktif umumnya akan bergelembung jika diberi tambahan gula.

3. Diamkan selama 10 menit 

Ilustrasi cara simpan ragi instandok. shutterstock/P Kyriakos Ilustrasi cara simpan ragi instan

Diamkan ragi selama 10 menit hingga berbuih atau berbusa. Selama waktu ini, ragi akan memakan gula dan mulai berfermentasi untuk membentuk karbon dioksida. 

Baca juga: Membuat Roti Tanpa Ragi, Bisakah Disebut Roti?

Kamu dapat menutup gelas atau wadah untuk melarutkan ragi supaya proses fermentasinya berlangsung lebih cepat.

Setelah berbusa, ragi siap digunakan dan dicampur dengan bahan roti lainnya. 

Namun, jika ragi tidak berbuih, maka jangan digunakan untuk campuran adonan roti. Ini merupakan tanda bahwa ragi sudah aktif atau mati, jadi sebaiknya gunakan ragi kering lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.