Kompas.com - 05/03/2021, 20:06 WIB
Kue tradisional ketimus. Dok. Shutterstock/Hanifah KurniatiKue tradisional ketimus.

 

KOMPAS.com - Kue tradisional Indonesia banyak dibungkus daun pisang.

Jauh sebelum plastik dan wadah mika ditemukan, daun pisang jadi andalan dalam membungkus makanan Nusantara.

Selain membungkus makanan agar tidak terkontaminasi, daun pisang punya fungsi sebagai pembentuk dan pemberi aroma pada kue. 

Baca juga: 4 Resep Kue yang Dimasak Pakai Teflon, Bikin Camilan di Rumah

Berikut adalah 10 kue tradisional Indonesia dengan cita rasa manis yang dibungkus daun pisang, bisa menjadi inspirasi membuat camilan untuk akhir pekan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Timphan

Kue timphan dari Aceh terbuat dari tepung ketan yang diisi dengan irisan labu atau pisang raja di dalamnya.

Namun, sejak dijadikan oleh-oleh khas Aceh, isi kue timphan lebih bervariasi, seperti srikaya dan durian.

Sebagai oleh-oleh, kue timphan bisa bertahan selama tiga hari. Perpaduan rasa manis dan gurih kue timphan sangat nikmat dan bikin ketagihan.

Rasa dan aroma kue timphan manis dan lezat, terlebih jika ditemani dengan segelas teh hangat tawar.

Baca juga: Resep Timphan Pisang, Kue Khas Aceh yang Dikukus

2. Nagasari

Camilan satu ini kerap ditemukan di pasar tradisional berbagai daerah Indonesia. Kue ini selain lezat juga mudah dibuat.

Bahannya terdiri dari tepung tapioka, tepung beras, gula pasir, dan santan kelapa.

Baca juga: Resep Nagasari Tepung Beras, Kue Basah buat Camilan Sore

3. Bongko pisang

Bongko pisang merupakan salah satu kue yang terbungkus menggunakan daun pisang dari Jawa Timur.

Kue ini berbentuk persegi panjang dan jika dilihat pertama kali hampir menyerupai nagasari. Bedanya adalah adonan nagasari dimasak di atas api sedangkan bongko pisang tidak.

Adapun adonan bongko pisang juga terasa lebih lembut dan tak bertekstur pada seperti nagasari. Rasa kue ini terbilang manis dan gurih hampir mirip nagasari.

 

4. Kue kacamata

Kue mata roda atau kacamata. Dok. Shutterstock/ Niken Nuswantari Kue mata roda atau kacamata.

Kue ini dinamai dengan nama yang unik yaitu kacamta. Jika dipotong dua, kue ini disejajarkan mirip seperti kacamata. Kue satu ini juga dibungkus dengan daun pisang.

Namun, bila tanpa pisang di tengahnya seperti di Jawa Tengah, akan disebut dengan nama bapak pucung.

Kue ini tampak nyentrik dengan warna-warni khasnya yaitu merah, kuning, dan hijaunya. Tentunya untuk keamanan menyantapnya, gunakan pewarna khusus makanan ketika memasak.

5. Barongko

Barongko merupakan kudapan khas Bugis-Makassar yang terbuat dari pisang yang dihaluskan, telur, santan, gula pasir, dan garam.

Semua bahan tersebut dicampur lalu dibungkus daun pisang dan dikukus. Kue ini merupakan salah satu makanan favorit Presiden RI ke-3, Almarhum BJ Habibie.

Baca juga: BJ Habibie Suka Makan Barongko, Apakah Itu?

6. Kue Pisang Garing

Kue pisang garing merupakan salah satu kue yang paling sering dikonsumsi dan ditemui masyarakat pada umumnya.

Kue ini mirip dengan kue nagasari, tetapi tepung yang digunakan adalah tepung hunkwe dicampir agar-agar bubuk.

Campuran lainnya santan kental, garam, air, gula pasir, pisang uli atau pisang tanduk sedang. Beberapa resep menambahkan bubuk kakao, agar adonan jadi rasa cokelat.

Baca juga: Resep Cente Manis Hunkwe, Jajan Pasar Manis Khas Betawi

 

7. Bugis ketan

Kue bugis ketan. Dok. Shutterstock/Syanti Ekasari Kue bugis ketan.

Bugis ketan di beberapa daerah dibungkus daun pisang. Terkadang bentuknya tidak hanya bulat, tetapi kerucut mengikuti pola daun pisang yang dibentuk.

Bbahan kulitnya juga bermacam-macam, bisa diberi rsa pandon atau ubi ungu. Namun isiannya biasa adalah unti kelapa. 

Baca juga: Resep Kue Semprong Teflon, Camilan Renyah untuk Ngeteh Sore

8. Kue ketimus

Kue berbahan dasar singkong dan gula merah ini semakin sulit ditemui di pasar tradisional kota besar. Ciri khas kue ini adalah teksturnya yang kenyal dengan parutan singkong yang teras.

Rasanya manis legit dengan aroma singkong berpadu dengan daun pisang.

9. Kue keranjang

Kue keranjang berjejeran di muka altar dewa-dewi di Klenteng Hok Lay Kiong, Kota Bekasi tiga hari jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2571 yang jatuh pada Sabtu, 25 Januari 2020KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEAN Kue keranjang berjejeran di muka altar dewa-dewi di Klenteng Hok Lay Kiong, Kota Bekasi tiga hari jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2571 yang jatuh pada Sabtu, 25 Januari 2020

Kue yang sering keluar saat perayaan Imlek ini punya nama lain dodol china. Kue keranjang modern biasanya dibungkus plastik.

Namun, kue keranjang tradisional pada dasarnya dibungkus daun pisang. Harga kue keranjang daun pisang lebih mahal, lantaran proses pembuatannya lebih rumit dan kue rentan gagal.

Rasa kue keranjang daun pisang tentunya lebih sedap daripada yang dibungkus plastik, karena ada aroma khas.

Baca juga: Resep Bubur Sumsum Kue Keranjang, Suguhan Manis untuk Imlek

10. Kue lupis

Kue yang terbuat dari beras ketan dan pasta pandan ini punya bentuk beragam. Lupis umumnya berbentuk segitiga. Namun, ada beberapa penjual yang membuat lupis dalam bentuk silinder.

Lupis disantap dengan cara dibalurkan ke parutan kelapa tua, kemudian disiram saus gula merah yang legit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.