Kompas.com - 01/03/2021, 11:04 WIB
ilustrasi pempek Palembang Shutterstockilustrasi pempek Palembang

KOMPAS.com - Penggemar kuliner khas Palembang mungkin sudah familer dengan pempek lenjer, kapal selam, maupun lenggang. Selain tiga bentuk tersebut, terdapat setidaknya 6 jenis pempek lain.

Beberapa di antara jenis pempek adalah adaan, tunu, pistel, dan keriting. Masing-masing punya ciri khas tersendiri.

Chef Gerry Rudy menjelaskan lebih lengkap mengenai 9 jenis pempek khas Palembang dalam buku "Resep Autentik Pempek Palembang & Masakan Khas Wong Kito" terbitan Gramedia Pustaka Utama.

Baca juga: Kangen Pempek Khas Palembang? Ini 6 Tempat Makan Pempek di Jakarta

1. Pempek lenjer

Menu pempek lenjeran di rumah makan pempek Cawan Putih, Jalan Sabang, Jakarta Pusat.KOMPAS/RADITYA HELABUMI Menu pempek lenjeran di rumah makan pempek Cawan Putih, Jalan Sabang, Jakarta Pusat.

Pempek lenjer mempunyai bentuk memanjang seperti silinder atau lenjeran, dalam Bahasa Palembang. Panjangnya kira-kira 15 sentimeter, dengan diameter sekitar 4 sentimeter.

Ibu dari pempek, istilah yang kerap disematkan pada pempek lenjer. Pasalnya, makanan khas Palembang ini menggunakan adonan dasar pempek.

Jenis pempek lain adalah perpaduan lenjer dengan berbagai bahan tambahan.

2. Pempek kapal selam

Ilustrasi pempek kapal selam isi telur khas Palembang. SHUTTERSTOCK/ODUA IMAGES Ilustrasi pempek kapal selam isi telur khas Palembang.

Nama kapal selam berasal dari proses merebus pempek.

Pempek kapak selam akan tenggelam di dasar panci, barulah mengapung saat matang. Layaknya kapal selam yang bisa tenggelam dan terapung di lautan.

Bentuk pempek kapal selam ini bundar menggembung karena berisi telur ayam atau bebek utuh.

Baca juga: Resep Pempek Tanpa Ikan, Pempek Dos yang Murah Meriah

3. Pempek keriting

Ilustrasi pempek keriting khas Palembang, cara bikinnya pakai pirikan. SHUTTERSTOCK/DH SARAGIH Ilustrasi pempek keriting khas Palembang, cara bikinnya pakai pirikan.

Tampilan pempek keriting seperti bola mi. Cara membuat pempek keriting terbilang lebih rumit daripada jenis lain karena harus menggunakan pirikan.

Bentuk pirikan ini mirip saringan, tetapi punya pegangan pada kedua sisinya. Dapat juga digunakan untuk menghaluskan ikan untuk pempek maupun tekwan.

4. Pempek pistel

Ilustrasi pempek pistel khas Palembang. SHUTTERSTOCK/EDGUNN Ilustrasi pempek pistel khas Palembang.

Jenis pempek selanjutnya punya bentuk mirip pastel. Namanya pempek pistel atau kates alias pepaya.

Nama tersebut menggambarkan isian pempek yang berupa tumis daun pepaya muda dan ebi masak santan. Bumbunya bawang merah, bawang putih, merica, dan garam.

Cara menikmati pempek pistel bisa direbus maupun digoreng. Pempek pistel tidak seawet jenis pempek lain karena berisi sayuran.

Baca juga: Resep Pempek Palembang, Bisa untuk Jualan Online

5. Pempek adaan

Ilustrasi pempek adaan, adonan dasar diberi santan. SHUTTERSTOCK/NOVI PURWONO Ilustrasi pempek adaan, adonan dasar diberi santan.

Pempek adaan disebut juga pempek bulat. Cara membuat pempek ini bisa langsung digoreng tanpa direbus terlebih dahulu. 

Adonan dasar pempek ditambah santan dan bawang menghasilkan pempek adaan. Rasanya lebih gurih dan aromanya wangi.

6. Pempek tahu

Sesuai namanya, sajian ini adalah perpaduan pempek dengan tahu. Namun, tahu bukan sebagai isian melainkan pembungkus pempek.

Barulah nanti pempek bungkus tahu ini digoreng sampai matang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X