Kompas.com - 26/02/2021, 11:10 WIB
Musim durian memasuki masa puncak di Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta pada awal Februari 2021 ini. Pembelinya datang dari Kulon Progo hingga luar daerah. KOMPAS.COM/DANI JULIUSMusim durian memasuki masa puncak di Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta pada awal Februari 2021 ini. Pembelinya datang dari Kulon Progo hingga luar daerah.

KOMPAS.com - Musim durian memang sudah lewat atau kamu sedang menikmatinya sekarang. Setiap daerah memiliki waktu musim durian yang berbeda-beda.

Mohamad Reza Tirtawinata, Ketua Yayasan Durian NUSANTARA menjelaskan kapan tumbuhan durian mulai berkembang dan sampai pada masa panen.

“Jadi durian itu panen kira-kira tujuh bulan setelah berbunga. Berbunga itu dua bulan setelah masuk musim kemarau,” jelas Mohamad Reza Tirtawinata kepada Kompas.com, Kamis 26/2/2021.

Baca juga: Kapan Musim Rambutan Datang? Ini Jawabannya

Ia mencontohkan jika di Bogor bulan Mei hingga Juni masuk musim kemarau maka pada bulan Juli sampi Agustus maka tumbuhan durian mulai berbunga.

Kemudian, setelah itu bisa dihitung selama enam sampai tujuh bulan maka tumbuhan durian sudah bisa dipanen.

Namun, kalau berbicara di kawasan lain seperti kawasan Riau memiliki musim kemarau yang berbeda.

Beberapa daerah di Indonesia tidak memiliki masa musim panen rambutan yang sama atau serentak. Tergantung situasi dan kondisi daerah tersebut.

“Jadi dilihat saja kapan musim kemaraunya lalu kapan mulai berbunganya, " jelasnya. 

Proses panen durian dimulai dengan masa kekeringan atau stress air. Kalau tumbuhan durian sudah mengalami stres air maka tumbuhan akan terpicu untuk berbunga.

Sementara pada masa berbunga sampai tumbuh buah juga mengalami masa-masa yang tidak mudah. Sebab, bunga harus mekar lalu harus diserbuki dengan serangga.

Baca juga: Resep Vanilla Mille Crepes, Tambah Topping Daging Durian Lebih Enak

Kalau proses tersebut gagal maka bunga tidak dapat bertumbuh alias rontok. Kemudian jika bunga berhasil diserbuki maka dapat menjadi buah muda lalu tumbuh menuju besar.

“Kalau duriankan buah kecilnya dari kecil sekali seukuran ibu jari sampai dengan tiga ampai empat kilogram. Jadi kan banyak sekali timbungan karbohidratnya," pungkas Reza.

Hal itu membyat durian butuh waktu lim sampai enam bulan baru tua, jatuh, dan mati. 

Pada tahun ini Reza menyebutkan panen buah durian bisa dikatakan sedikit. Sebab tahun lalu musim kemaraunya kurang panjang atau terhalang dengan beberapa kali hujan.

Baca juga: Resep Martabak Mini Manis dengan Vla Durian, Cocok untuk Jualan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X