Kompas.com - 25/02/2021, 18:12 WIB
Pembeli menyantap nasi liwet di Warung Nasi Liwet Mbok Mami Mbak Kus, Kus di tempat dagangannya di bilangan Jalan Dr. Rajiman, Laweyan, Solo, Jawa Tengah. Nasi liwet merupakan kuliner khas Solo berupa nasi, sayur labu, areh, dan anek lauk seperti ayam kampung, telur rebus, ati ampela, dan lain-lain. Nasi liwet di Solo bisa ditemukan di beberapa daerah seperti Keprabon, Pasar Kliwon, Keraton Mangkunegaraan, dan juga di Laweyan. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOPembeli menyantap nasi liwet di Warung Nasi Liwet Mbok Mami Mbak Kus, Kus di tempat dagangannya di bilangan Jalan Dr. Rajiman, Laweyan, Solo, Jawa Tengah. Nasi liwet merupakan kuliner khas Solo berupa nasi, sayur labu, areh, dan anek lauk seperti ayam kampung, telur rebus, ati ampela, dan lain-lain. Nasi liwet di Solo bisa ditemukan di beberapa daerah seperti Keprabon, Pasar Kliwon, Keraton Mangkunegaraan, dan juga di Laweyan.
Penulis Lea Lyliana
|

 

Murdijati Gardjito, Shinta Teviningrum, dan Swastika Dewi dalam bukunya yang berjudul "Kuliner Surakarta: Mencipta Rasa Penuh Nuansa" mengatakan bahwa nasi liwet biasa disajikan bersama dengan opor ayam suwir, sambal goreng labu siam, dan areh santan.

Areh santan ini merupakan ciri khas nasi liwet solo yang terbuat dari endapan atau gumpalan santan. Nasi liwet solo juga jarang disajikan dengan sambal.

Baca juga: Resep Nasi Liwet Solo dengan Lauk Lengkap dan Areh Santan

Jika ingin pedas, penjual nasi liwet akan menambahkan cabai rawit rebus ke dalam hidanganya.

Kamu juga dapat menikmatinya dengan lauk pelengkap lainnya, seperti rambak kulit sapi, kerupuk, maupun baceman.

4. Cara menyajikan nasi liwet 

 

Nasi liwet sunda selalu disajikan di dalam ketel atau kastrol. Tujuannya supaya nasi tetap hangat jika ketel tertutup rapat. 

Sementara, nasi liwet solo disajikan dengan menggunakan pincuk daun pisang. Menurut penjualnya, penggunaan daun pisang dapat membuat aroma sedap nasi liwet lebih keluar. 

Buku "Kuliner Surakarta: Mencipta Rasa Penuh Nuansa" karya Murdijati Gardjito, Shinta Teviningrum & Swastika Dewi terbitan PT Gramedia Pustaka Utama dapat dibeli secara online di Gramedia.com

 

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X