Kompas.com - 20/02/2021, 10:04 WIB
Penulis Lea Lyliana
|

KOMPAS.com - Beberapa waktu terakhir, shirataki banyak diperbincangkan warganet Indonesia. Khususnya di kalangan para pelaku diet dan gaya hidup sehat. 

Makanan berbentuk mi dan beras ini dipercaya bagus untuk menurunkan berat badan. Kandungan kalorinya tidak sebanyak nasi putih maupun karbohidrat lainnya. 

Untuk mempelajari lebih jauh mengenai shirataki, silakan simak ulasan berikut. 

Baca juga: 4 Jenis Beras yang Lebih Sehat daripada Beras Putih, Apa Saja?

Apa itu shirataki?

Ilustrasi mi shirataki. Dok. Pixabay/Sarah4385 Ilustrasi mi shirataki.

Shirataki adalah mi yang terbuat dari glucomannan, sejenis serat yang berasal dari akar tanaman konjac atau konnyaku.

Tanaman ini banyak tumbuhdi Jepang, China, dan beberapa negara di Asia Tenggara lainnya.

Di Jepang sendiri, akar konjac diolah menjadi banyak hal, seperti tahu, obat-obatan, hingga pengganti nasi. 

Dilansir dari The Kitchn, shirataki dibuat dengan cara mencampur serat glukomanan dengan air dan sedikit kapur agar mudah dibentuk.

Baca juga: Beras Basmati atau Beras Putih, Mana yang Lebih Enak dan Sehat?

Ketiga campuran bahan ini kemudian direbus lalu dibentuk memanjang hingga berbentuk tipis layaknya mi pada umumnya. Namun, ada pula yang dibentuk menyerupai nasi. 

Mi shirataki mengandung karbohidrat yang lebih sedikit daripada mi pada umumnya. Mi shirataki ini justru mengandung banyak serat, tetapi bukan dari pati atau zat tepung. 

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.