Kompas.com - 10/02/2021, 16:20 WIB
Bandeng presto, makanan khas lain asal Semarang yang banyak digemari, tersedia di Restoran Lumba-lumba di Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. KOMPAS/RADITYA HELABUMIBandeng presto, makanan khas lain asal Semarang yang banyak digemari, tersedia di Restoran Lumba-lumba di Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.

KOMPAS.com - Jelang Imlek biasanya penjual ikan di Jakarta mulai menjual bandeng ukuran jumbo.

Daging bandeng memang lezat, selain tebal dagingnya gurih dan berlemak. Namun, duri ikan bandeng yang membuat makan jadi repot.

Oleh karena itu tak heran presto adalah teknik andalan untuk masak presto. Cara presto bandeng butuh trik tersendiri.

Baca juga: Resep Pepes Bandeng Bumbu Pedas, Makan Pakai Nasi Putih Hangat

Jika tidak hati-hati, kulit dan dagingnya hancur menempel di panci.

Simak cara membuat bandeng presto tulang lunak dari Sajian Sedap ini, ada berbagai detail yang harus diperhatikan saat masak.

1. Bersihkan bandeng

Bersihkan organ dalam ikan bandeng seperti isi perut dan insang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pastikan ketika membersihkan ikan untuk tidak memotong bagian bawah perut terlalu panjang. Cukup potong sedikit saja, cukup untuk menarik isi perut dan insang.

2. Apakah sisik bandeng perlu dibersihkan?

Bagian sisik bandeng boleh dibersihkan atau tidak dibersihkan.

Sebab jika tidak dibersihkan, sisik akan lunak saat dipresto sehingga tidak akan mengganggu ketika dimakan.

Baca juga: Bikin Kuliner Lamongan, Coba Resep Asem-asem Bandeng

Jika diperhatikan penjual bandeng presto siap goreng, banyak yang tidak membersihkan sisik bandeng. Tekstur sisik justru garing ketika digoreng.

Namun, kalau kamu membuat presto bandeng untuk diolah lagi jadi masakan kuah, sebaiknya sisik dibersihkan agar ketika disantap menjadi lebih lembut. 

3. Letakkan daun pisang di alas panci presto

Daun pisang punya peranan penting agar ikan tidak menempel pada panci dan memberi tambahan aroma.

4. Susun ikan bandeng di panci presto dengan rapi

Foto dirilis Sabtu (17/10/2020), memperlihatkan pekerja menata bandeng presto di Desa Dukutalit, Juwana, Pati, Jawa Tengah. Pemerintah setempat berharap pengolahan ikan Bandeng Presto di Juwana tidak hanya berproduksi skala rumah tangga saja tetapi berkembang menjadi berproduksi skala industri di masa mendatang.ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO Foto dirilis Sabtu (17/10/2020), memperlihatkan pekerja menata bandeng presto di Desa Dukutalit, Juwana, Pati, Jawa Tengah. Pemerintah setempat berharap pengolahan ikan Bandeng Presto di Juwana tidak hanya berproduksi skala rumah tangga saja tetapi berkembang menjadi berproduksi skala industri di masa mendatang.

Dalam menyusun ikan bandeng, pastikan susunan berjajar rapi dan sesuai ukuran.

Pastikan juga ikan dengan ukuran besar berada di bawah dan yang lebih kecil bisa diletakkan di tumpukan atas.

5. Tumpuk ikan dibatasi daun pisang

Dalam menumpuk ikan bandeng, jangan lupa untuk memberikan alas daun pisang sebagai pembatas.

Baca juga: Cara Masak Pindang Bandeng agar Dagingnya Tidak Mudah Hancur

Hal ini juga untuk mempermudah untuk mengangkat ikan bandeng setelah matang dan ikan tidak menempel satu sama lain.

5. Proses siram air dan bumbu

Siram air dan bumbu ke dalam panci presto, baru kemudian panci bisa ditutup dan mulai dimasak.

6. Jangan langsung angkat ikan ketika matang sebelum

Setelah matang, pastikan bandeng sudah benar-benar dingin atau dalam suhu ruangan sebelum diangkat.

Baca juga: 6 Cara Pilih Bandeng yang Segar dan Enak untuk Dimasak

Jika ikan diangkat saat suhunya masih panas, risiko hancur besar.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X