Kompas.com - 01/02/2021, 12:49 WIB
Ilustrasi sawi asin. Dok. thewoksoflife.comIlustrasi sawi asin.
Penulis Lea Lyliana
|

KOMPAS.com - Manfaat sawi asin tak kalah hebat dari makanan fermentasi lainnya. Selain dapat digunakan untuk menjadi bahan masakan, sawi asin juga memiliki manfaat bagi kesehatan. 

Sawi asin kaya akan prebiotik dan vitamin K yang bermanfaat bagi tubuh. Cara mendapatkan manfaat sawi asin ialah dengan mengonsumsinya sesekali. 

Kamu dapat membuat tumis sawi asin atau dijadikan sup dan dimasak bersama daging.

Berikut beberapa manfaat sawi asin melansir dari beberapa sumber. 

Baca juga: 5 Jenis Sawi untuk Masakan dan Karakter Rasanya

1. Sumber vitamin K

Sawi mentah atau sawi asin adalah sumber vitamin K yang bagus. Melansir laman Eco Watch, dalam 56 gram sawi hijau segar atau 140 gram sawi asin mengandung vitamin K sebanyak 120 DV. 

Vitamin K memiliki peran penting dalam proses pembekuan darah. Disebut juga bahwa vitamin K pun turut berpengaruh pada kesehatan tulang dan jantung. 

Studi terbaru menemukan bahwa tubuh yang kekurangan vitamin K akan mengalami peningkatkan risiko fungsi otak. Namun hingga ini masih dilakukan penelitian lebih lanjut.

Baca juga: Cara Membuat Sayur Asin, Bisa untuk Sup dan Asinan

2. Bagus untuk kesehatan mata

Ilustrasi periksa kesehatan mata.PIXABAY/ PAUL DIACONU Ilustrasi periksa kesehatan mata.

Sama halnya dengan sayuran hijau lainnya, sawi asin juga mengandung lutein dan zeaxanthin yang berperan penting dalam menjaga kesehatan mata. 

Secara khusus, dua senyawa ini mampu melindung retina dari kerusakan oksidatif serta dapat menyarin cahaya biru yang berbahaya. 

3. Menjaga kesehatan jantung

Sawi hijau segar maupun sawi asin mengandungantioksidan seperti flavonoid dan beta karoten yang dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung.

Dalam laman Healthline disebutkan bahwa konsumsi sawi hijau bisa menurunkan risiko penyakit jantung sebanyak 15 persen. 

Baca juga: Berapa Lama Sayur Asin Tahan Disimpan?

Menurut sebuah penelitian, sawi asin yang dikukus atau direbus juga dapat meningkatkan efek pengikat asam empedu dalam sistem pencernaan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X