Kompas.com - 18/12/2020, 09:12 WIB
. SHUTTERSTOCK.

KOMPAS.com – Jahe menjadi salah satu bumbu yang banyak digunakan dalam masakan Indonesia. 

Jahe juga umun dijadikan sebagai bahan penting dalam pembuatan wedang minuman hangat khas Indonesia.

Namun, sayangnya jahe merupakan bumbu segar yang mudah mengering. Ditandai dengan rimpang yang lunak dan menyusut, ketika dibiarkan berada di dapur dalam waktu lebih dari seminggu bahkan bisa berjamur.

Baca juga: Cara Simpan Kue Kering agar Tetap Renyah, Bisa Taruh Lemari Makan

Jika sudah demikian, jahe tidak berfungsi maksimal untuk digunakan dalam bumbu masakan maupun bahan wedang.

Melasir dari Food NDTV dan Foodal ada beberapa cara tepat menyimpan jahe supaya awet tidak kering, seperti berikut.

1. Simpan jahe di dalam kantong kertas atau tisu dapur

Jahe bisa lebih tahan lama disimpan dengan dikemas dalam kantong kertas atau tisu dapur. Letakan ke dalam kulkas atau freezer. 

Jahe yang dibungkus ini tidak akan terkena udara dan kelembapan dalam kulkas sehingga akan tahan lama disimpan.

2. Simpan dalam air asam

Jahe yang sudah dikupas bisa disimpan di dalam wadah bertutup berisi cairan asam, seperti air lemon, air jeruk nipis, dan cuka.

Baca juga: Cara Simpan Tahu Tanpa Kulkas, buat Gorengan Besok

Kandungan asam yang tinggi mampu menjaga kesegaran dari jahe. Namun, air asam ini akan sedikit mengubah rasa.

3. Dibekukan

Ilustrasi minum teh jahe.SHUTTERSTOCK Ilustrasi minum teh jahe.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X