Cara Simpan Bumbu Dasar di Kulkas, Temperaturnya Harus Pas

Kompas.com - 28/11/2020, 16:22 WIB
Ilustrasi bumbu kacang pedas, biasanya untuk pecel. SHUTTERSTOCK/EVRI ONEFIVEIlustrasi bumbu kacang pedas, biasanya untuk pecel.

KOMPAS.com - Apabila kamu membuat bumbu dasar porsi besar untuk stok masakan selama seminggu, maka harus disimpan dengan tepat agar lebih tahan lama.

Chef Gatot Susanto dari Parador Hotels and Resort mengatakan, sebelum menyimpan bumbu dasar ke dalam lemari pendingin, sebaiknya tumis terlebih dahulu.

“Sebelum nyimpen itu ditumis dulu sampai wangi atau matang. Sesudah itu didinginkan, di-frozen pun bisa,” ucap Gatot saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (28/11/2020).

Baca juga: Bumbu Dasar untuk Semua Sajian

Menurut dia, bila hanya untuk keperluan pemakaian selama seminggu, bisa juga tanpa dimasukkan ke freezer. Asalkan, wadah bumbu dasar ditutup dengan sangat rapat.

Jika perlu, wadah sebaiknya ditutup terlebih dahulu dengan menggunakan plastik. Kemudian ditutup dengan penutupnya.

“Lebih bagus lagi kalau divakum. Tapi kalau di rumah yang penting kotaknya pakai plastik udaranya dikempesin itu juga oke terus dimasukkin dalam kontainer kotak. Soalnya kontainer itu kan pakai tutup tapi tutupnya enggak kedap pasti ada tempat masuk udara,” kata dia.

ilustrasi bumbu dasar merahshutterstock ilustrasi bumbu dasar merah

Simpan di kulkas suhu di bawah 4 derajat celsius

Gatot berujar, bumbu dasar yang disimpan dengan baik di lemari pendingin bisa tahan selama dua minggu. Namun, penyimpanannya harus dengan menggunakan temperatur di bawah 4 derajat celsius hingga -18 derajat celsius.

“Kalau 4 derajat saya kadang tahan 2 minggu asal temperatur konsisten jangan bolak balik dibuka kalau bisa kita nyimpan sesuai kebutuhan jadi enggak terlalu lama,” ujarnya.

Selain itu, Gatot menyarankan agar sebaiknya menyimpan bumbu dasar sesuai kebutuhan. Menyimpan bumbu dasar untuk penggunaan satu minggu, misalnya.

Saat akan menggunakan bumbu dasar yang dikeluarkan dari kulkas, ia menyarankan agar didiamkan terlebih dahulu hingga dinginnya hilang.

“Cuma nanti jangan langsung dipanasin di api, diamkan dulu. Keluarin dari kulkas, diamkan dulu baru digunakan,” tambah Gatot.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X