Tips Pilih Makanan Kemasan Saat Belanja, Perhatikan Tanggal Kedaluwarsa

Kompas.com - 21/10/2020, 18:18 WIB
Ilustrasi produk makanan kemasan. SHUTTERSTOCK/RADU BERCANIlustrasi produk makanan kemasan.

KOMPAS.com – Memilih produk makanan atau bahan makanan kemasan tidak bisa dilakukan sembarangan.

Pasalnya, kondisi bagus tidaknya produk dalam kemasan bisa terlihat dari kondisi fisik kemasan.

Jangan sampai kamu membeli produk yang sudah terkontaminasi bakteri atau tidak lagi dalam kondisi prima. Ada dua hal yang sebaiknya kamu perhatikan sebelum membeli makanan kemasan.

Baca juga: Bedanya Used by Date dan Best Before Date pada Kemasan Makanan

1. Cek tanggal kedaluwarsa

Pertama, pastikan kamu memeriksa tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan. Baik itu “used by date” maupun “best before date”. Pastikan tanggalnya masih belum terlewat.

Kedua hal tersebut berbeda satu sama lain. Menurut Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi, MSc., CFS., Vice Chairperson of CODEX Alimentarius Commission, “Used by Date” mengacu terhadap keamanan pangan.

"Produk yang mencantumkan istilah tersebut sebaiknya dikonsumsi sebelum tanggal tersebut terlewat. Jika sudah melewati tanggal tersebut, maka sebaiknya dibuang. Hal itu ia sampaikan dalam webinar “Foodcycle World Food Day 2020”, Jumat (9/10/2020).

Sementara istilah “Best Before” mengacu pada tanggal paling baik sebuah produk pangan digunakan sebelum tanggal yang tertera. Tanggal tersebut mengacu pada kualitas atau mutu pangan.

Berbeda dari produk dengan “Used by Date”, produk yang mencantumkan istilah “Best Before” cenderung masih aman untuk dimakan. Hanya saja mutunya tidak lagi prima.

Ilustrasi makanan kalengshutterstock Ilustrasi makanan kaleng

2. Pastikan kemasan dalam kondisi bagus

Kedua, pastikan juga kondisi kemasannya masih bagus. Kemasan yang bagus bentuknya menurut Panji adalah kemasan yang tidak penyok atau kembung.

Dilansir dari Eat Right, pastikan kemasan makanan tidak terdapat lubang, robekan, atau celah terbuka.

Baca juga: Tips Belanja Selama Pandemi ala Chef Devina Hermawan

Khusus makanan beku harus benar-benar beku tanpa ada tanda-tanda meleleh. Makanan yang disimpan di lemari pendingin, harus terasa dingin.

Kamu juga bisa mengecek pengaman pada kemasan. Penutup yang longgar pada wadah artinya tekanan udara di dalamnya sudah berkurang. Produk bisa jadi sudah terkontaminasi.

Jangan beli produk dengan pengaman kemasan sudah terlihat rusak. Jangan juga membeli kemasan kaleng yang sudah penyok, ada tonjolan, atau berkarat.

Adanya penyok atau tonjolan pada kaleng bisa jadi tanda bahwa bahan di dalamnya sudah terkontaminasi bakteri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X