Pekan Sagu Nusantara 2020 Resmi Dibuka Hari Ini

Kompas.com - 20/10/2020, 17:29 WIB
Ilustrasi cara mengolah sagu secara tradisional di Papua. SHUTTERSTOCK/TYLER OLSONIlustrasi cara mengolah sagu secara tradisional di Papua.

KOMPAS.com - Pekan Satu Nusantara 2020 berupaya mengangkat sagu sebagai bahan pangan pokok yang bisa unggul di Indonesia bahkan di luar negeri.

Sagu merupakan komoditas strategis yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama di Papua.

Baca juga: Pekan Sagu Nusantara Pecahkan Rekor Dunia Makan Sagu Serentak Terbanyak

Acara pembukaan Pekan Sagu Nusantara dilaksanakan secara daring pada Selasa (20/10/2020) pukul 13.00 WIB.

Acara ini dihadiri undangan antara lain Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Musdhalifah Machmud, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

“Masyarakat jangan bergantung hanya pada beras sebagai sumber utama pangan nasional, mulai saat ini kita akan berupaya bekerja bersama untuk mewujudkan sagu sebagai salah satu pangan utama di beberapa wilayah-wilayah di Indonesia,” jelas Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Musdhalifah Machmud dalam EXPO Pekan Sagu Nusantara melalui siaran langsung dari YouTube, Selasa (20/10/2020).

Ia juga menjelaskan dalam rangka mendorong pengembangan sagu nasional, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait, pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat.

Beserta Badan Urusan Logistik (Bulog), pelaku usaha sagu menyelenggarakan Pekan Sagu Nusantara (PSN) 2020 dengan tema Sagu Pangan Sehat untuk Indonesia Maju.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Omah Laduani Ladamay, Menteri Perindustrian Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita, mewakili penemerimaan penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia dari kegiatan memakan olahan sagu serentak di lokasi terbanyak.YOUTUBE/Pekan Sagu Nusantara Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Omah Laduani Ladamay, Menteri Perindustrian Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita, mewakili penemerimaan penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia dari kegiatan memakan olahan sagu serentak di lokasi terbanyak.

Acara PSN 2020 ini dilakukan serentak di beberapa lokasi yaitu kantor Kemenko Perekonomian dan 13 provinsi sentra penghasil sagu Indonesia.

Tiga belas provinsi yang dimaksud antara lain Luwu Utara, Kabupaten Mappi (Papua), Kabupaten Jayapura (Papua), Kabupaten Teluk Bintuni (Papua Barat), Kabupaten Sorong Selatan (Papua Barat), dan Kabupaten Kaimana (Papua Barat).

Kemudian Kabupaten Konawe, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Tapin, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Kepulauan Mentawai (Sumbar), dan Kabupaten Lingga (Kepri).

Beberapa tempat penyelenggaraan akan memamerkan produk olahan sagu unggulan dari masing-masing daerah, contohnya mi sagu kapurung dan sinole dari Luwu Utara.

“Tujuan penyelenggaraan PSN 2020 adalah pertama untuk menyosialisasikan sagu nusantara kepada masyarakat. Bahwa sagu adalah salah satu pangan sehat untuk rakyat Indonesia,” jelas Musdhalifah.

Kedua ia juga menjelaskan, tujuan acara ini untuk menggali potensi bisnis sagu nusantara, bukan hanya sebagai pangan melainkan juga ketahanan energi.

“Karena sagu merupakan salah sagu sumber yang dapat menghasilkan etanol untuk mensubstitusi bahan bakar fosil kita dari premium yang sekarang realisasinya masih 0 persen,” jelasnya.

“Bagi Provinsi Papua Pekan Sagu Nusantara 2020 yang dilaksanan hari ini bukan hanya sekedar suatu acara atau ajang promosi. Namun lebih dari pada itu, merupakan suatu bentuk pengakuan dan penghargaan negara,” papar Gubernur Papua Lukas Enembe yang memberi sambutan melalui video.

Ia juga mengungkapkan bahwa sagu merupakan identitas orang Papua dan berkaitan erat dengan sosial-budaya masyarakat Papua.

“Pekan Sagu Nusantara 2020 diharapkan menjadi momentum sebagai gerakan awal kerja sama dari pelaku sagu dari hulur ke hilir sampai mencapai kesejahteraan masyarakat Papua," papar Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.

Acara pembukaan ini juga diikuti dengan peluncuran produk Sago Mee. Selain itu, Pekan Sagu Nusantara 2020 juga dimeriahkan pemecahan rekor MURI yaitu makan olahan sagu secara serentak di 14 provinsi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X