Kompas.com - 16/10/2020, 13:07 WIB
Ilustrasi santan alami dari sebutir kelapa segar. SHUTTERSTOCK/HOMELESSCUISINEIlustrasi santan alami dari sebutir kelapa segar.


KOMPAS.com – Banyak makanan Indonesia yang memerlukan santan untuk resep makanan.

Namun, jika tak hati-hati saat memasak, santan bisa pecah dan membuat masakan menjadi kurang nikmat. 

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah santan pecah ketika dimasak.

Baca juga: 5 Bahan Nabati Pengganti Susu untuk Masak dan Bikin Kue, Salah Satunya Santan

 

Berikut tipsnya dari private chef, penulis, dan instruktur memasak, Devina Hermawan:

1. Jangan pakai api besar

Menurut Chef Devina, santan memiliki kandungan lemak nabati yang tinggi. Untuk mencegahnya pecah, jangan gunakan api besar ketika memasak santan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ilustrasi santan sedang dimasak. SHUTTERSTOCK/YUPA WATCHANAKIT Ilustrasi santan sedang dimasak.

“Enggak usah (dimasak) terlalu lama juga karena dia sudah matang kan,” kata Chef Devina dalam acara webinar “Wariskan Resep Juara: Kuliner Nusantara” dari Kara, Kamis (15/10/2020).

2. Pisahkan dengan asam

Seperti halnya susu, santan juga sensitif terhadap asam. Susu jika dimasak bersamaan dengan asam nantinya bisa pecah dan menjadi keju.

Baca juga: Tips Simpan Santan Segar agar Awet

 

Hal hampir sama berlaku pada santan. Jika dimasak bersamaan dengan asam, nantinya santan bisa pecah.

“Kalau lontong sayur misalnya kita mau makan pakai jeruk nipis, itu kita taruh setelah sudah matang dan mau dimakan supaya enggak pecah,” jelas Devina.

Ilustrasi santanalicjane Ilustrasi santan

3. Jangan lupa diaduk

Terakhir adalah jangan lupa untuk terus mengaduk santan ketika dimasak. Tips ini disampaikan Sisca Soewitomo, chef legendaris Indonesia dalam kesempatan yang sama.

Baca juga: Tips Pilih Kelapa Tua dan Kelapa Muda untuk Santan

Menurut Sisca, asalkan menggunakan api yang tidak terlalu besar dan terus diaduk ketika masak, maka santan tidak akan pecah.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X