Fakta Sayur Genjer yang Dikaitkan dengan G30S/PKI, Sejarah sampai Resep

Kompas.com - 30/09/2020, 17:34 WIB
Daun Genjer sebelum ditumis Kompas.com/ gabriella wijayaDaun Genjer sebelum ditumis

KOMPAS.com - Sayur genjer termasuk jenis tumbuhan paku. Biasanya dijadikan tumis. Di balik kelezatannya, tersimpan kisah tentang genjer semenjak sebelum kemerdekaan Indonesia.

Baca juga: Sejarah Terciptanya Jalur Rempah, Dipengaruhi Budaya Ramah Tamah Nusantara

Sayur genjer menjadi penyelamat bagi orang Indonesia untuk tetap bisa makan pada masa sebelum Indonesia merdeka.

Genjer kerap dikaitkan dengan Gerakan 30 September (G30S)/ Partai Komunis Indonesia (PKI). Berikut fakta genjer, sayur yang identik dengan G30S/PKI.

1. Makanan wong cilik yang populer saat Orde Lama

Daun genjer segar yang merupakan sayuran hijauINTISARI/AGUS SURONO Daun genjer segar yang merupakan sayuran hijau

Menurut Heri Priyatmoko, sejarawan sekaligus akademisi Jurusan Sejarah Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, sayur genjer merupakan makanan harian wong cilik sejak dulu.

Mereka mengolah bahan makanan yang ada di sekitarnya termasuk genjer atau paku rawan ini. Sayur ini biasanya tumbuh di area persawahan.

Selain mudah tumbuh, orang Jawa percaya bahwa genjer mempunyai manfaat kesehatan. Menurut kakek moyang orang Jawa, sayuran yang tumbuh di sawah maupun pekarangan pasti mengandung khasiat.

Di balik peran genjer sebagai makanan wong cilik maupun khasiatnya, sayuran ini menjadi identik dengan G30S/PKI. Pada Orde Lama sekitar 1960, ada lagu Gendjer-gendjer.

Lagu ini menceritakan penderitaan masyarakat Indonesia saat penjajahan Jepang.

Baca selengkapnya di Apa Salah Genjer? Sayuran yang Kerap Dikaitkan dengan G30S/ PKI

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X