Apa itu Dutch Oven? Panci yang Berat dan Mahal tapi Banyak Peminat

Kompas.com - 28/09/2020, 16:06 WIB
Ilustrasi dutch oven. Dok. Shutterstock/a katzIlustrasi dutch oven.

KOMPAS.com Dutch Oven adalah alat masak dengan bentuk seperti panci dengan bobot berat.

Dutch oven terbilang alat masak serba guna yang cocok untuk metode slow cook atau tempo lama. 

Namun demikian harga dutch oven juga terkenal mahal. Yuk kenal lebih jauh dengan dutch oven dan ketahui hubungannya dengan dutch atau Belanda. 

Baca juga: Bahan Alat Masak, Lebih Bagus Besi atau Tembaga?

1. Asal mula dutch oven

Melansir The Kitchn, Dutch Oven bermula dari negeri Belanda. Dahulu, orang Belanda mengembangkan teknik menuang logam dalam cetakan yang terbuat dari pasir atau tanah liat.

Logam atau besi yang dicetak itu digunakan untuk peralatan memasak, seperti ketel.

Kemudian seorang warga Inggris bernama Abraham Darby datang ke Belanda untuk meneliti teknik menuang logam ke cetakan pasir.

Hasil penelitian itu dibawa ke Inggris. Darby lantas berkesperimen kembali tentang teknik menuang besi cor ke dalam cetakan untuk membuat panci. 

Darby mematenkan proses tersebut pada 1708.

Pada saat itulah, panci besi ini diproduksi massal. Namun saat itu nama dutch oven belum melekat pada panci tersebut.

Baca juga: Apa Itu Cast Iron? Besi yang Bikin Alat Masak Lebih Mahal

Nama dutch oven baru diciptakan beberapa waktu setelahnya, dengan alasan untuk penghormatan tempat asal teknik pembuatan panci dari Belanda.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X